Kasus KDRT meningkat Selama Pandemi, Mahasiswa Undip Sosialisasikan Aspek Hukumnya

Semarang (7/8) – Kondisi pandemi Covid-19 masih terus meningkat di banyak wilayah di Indonesia. Hingga saat ini, pemberlakuan protokol kesehatan serta pembatasan kegiatan masyarakat telah berlangsung 6 bulan lamanya. Salah satu hal yang terdampak dari situasi tersebut adalah kondisi psikologis seseorang.

Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap perempuan meningkat selama pandemi Covid-19. Hal tersebut berdasarkan survey respondend yang terhitung sejak April – Mei 2020.

Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain adalah kondisi ekonomi yang menurun serta kondisi work from home yang menyebabkan intensitas pertemuan di dalam rumah meningkat, sehingga berpotensi terjadi konflik.

Melihat hal tersebut, seorang mahasiswa Undip melaksanakan sosialisasi mengenai aspek hukum dari KDRT. Sosialisasi tersebut dilaksanakan secara door-to-door di rumah warga RT 01 Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari, Kota Semarang pada tanggal 20 Juli 2020. Sosialisasi tersebut bertujuan agar masyarakat memahami bahwa terdapat perlindungan hukum bagi korban KDRT, serta mengetahui upaya yang dapat dilakukan apabila ia melihat atau mengalami hal tersebut.

Penulis : Ramadhan Catur Bismono (Ilmu Hukum – Fakultas Hukum)