ASYIKNYA KKN MANDIRI YANG TAK SENDIRI

Penyerahan alat penyemprot hand-sanitizer kepada pak Malik ketua RT.06

Bulusan-Tembalang, Semarang

Telah berlalu lima minggu. KKN UNDIP Tim II Bulusan sedang menjalankan program kerja Kuliah Kerja Nyata dari tanggal 5 Juli – 15 Agustus 2020. Program kerja yang harus dijalankan setiap mahasiswanya bervariatif yang harus disesuaikan dengan program studi masing-masing mahasiswa dan diharapkan mahasiswa Tim II KKN UNDIP dapat berperan aktif dalam pencegahan covid-19 di tengah pandemi seperti ini. Bisa disebut program kerja mahasiswa KKN Tim II adalah program kerja mandiri.

Hal ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dimana kegiatan KKN dilaksanakan secara bersama dengan menginap di rumah warga. Tahun ini kegiatan KKN dilaksanakan secara mandiri dan dilakukan di tempat tinggal masing-masing demi mencegah penyebaran covid. Akan tetapi walaupun program kerja mandiri, kegiatan KKN Tim II Kelurahan Bulusan ini dapat dilaksanakan bersama-sama dengan bergabung (kolaborasi) dengan teman dan tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti selalu menggunakan masker dan menerapkan kebersihan di setiap program kerja yang dilaksanakan, seperti mencuci tangan.

Observasi yang sudah dilakukan di berbagai RT di RW 04 menghasilkan beberapa ide program kerja dari mahasiswa KKN UNDIP untuk masyarakat setempat. Pada RW 04 Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang telah dilaksanakan beberapa program kerja dari mahasiswa KKN UNDIP. Terdapat dua program kerja KKN saya yaitu pembuatan tempat pencucian tangan menggunakan filtrasi air di taman Toga (program 1) dan pembuatan alat penyemprot hand-sanitizer dengan alternatif pedal injakan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 (program 2) yang nantinya akan di taruh di depan rumah Pak Malik RT.06 yang bertujuan agar setiap tamu yang akan berdiskusi atau rapat ke rumah Pak Malik dapat menggunakan alat penyemprot hand-sanitizer ini.

Salah satu program kerja yang sudah terlaksana adalah program 2 KKN saya ini. Pada hari Rabu 5 Agustus 2020 saya telah menyerahkan alat penyemprot hand-sanitizer yang saya buat kepada Pak Malik. Alat sudah saya coba sebelumnya dan alat bekerja dengan baik. Tidak hanya alat penyempotnya, satu buah hand-sanitizer 500ml seharga Rp.100.000 juga saya serahkan kepada Pak Malik. Untuk program 1 KKN yaitu tempat pencucian tangan dengan filtrasi air juga telah selesai dibuat dan pada hari Rabu kemarin kami melakukan pemasangan keran antara filter dan tempat tampungan air bersih di taman toga.

Setelah menyelesaikan alat  kami, kami lanjut untuk kerja bakti di taman toga bersama warga dan ibu-ibu PKK. Ini merupakan program tambahan saya. Pada program ini saya dan teman kelompok telah berinisiatif sebelumnya untuk menambah tanaman–tanaman yang kurang maupun rusak di taman tersebut. Pada saat kerja kami menanam tumbuhan yang telah kami beli. Warga pun menyambut kedatangan kami dengan senang hati dan Pak Malik beserta keluarga turut serta menyediakan makanan dan cemilan seusai kami bekerja. Ini merupakan pengalaman berharga bagi saya dimasa KKN.