Masih Sering Melanggar Kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru, Mahasiswa KKN Undip Rangkul Warga dengan Adakan Panduan Protokol Kesehatan

PONDOK KELAPA, JAKARTA TIMUR (10/8) – Pandemi Covid-19 yang menjangkit Indonesia masih belum berakhir. Penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pada awalnya mampu menunjukkan penurunan angka penularan, akan tetapi akhir-akhir ini DKI Jakarta memiliki pertumbuhan kasus mencapai 300-400 lebih kasus setiap harinya. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan protokol kesehatan saat PSBB berlangsung masih sering diabaikan oleh masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa Tm II KKN Undip periode 2019/2020 yang bertempat di Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur menjalankan pengabdian berupa Edukasi Masyarakat Mengenai Protokol Kesehatan untuk Terwujudnya Lingkungan Bersih dan Sehat.

Berdasarkan hasil survei wilayah di lingkungan RT 06, masyarakat masih sering mengabaikan protokol kesehatan yang berlaku. Bentuk pelanggaran yang dilakukan adalah tidak memakai masker saat keluar rumah dan tidak menerapkan social distancing. Masyarakat dinilai kekurangan info dan kepedulian mengenai protokol kesehatan di era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Dari masalah tersebut, pengadaan edukasi mengenai protokol kesehatan adalah solusi yang tepat. Program edukasi ini memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat agar semakin meningkatkan kepedulian sehingga secara sadar tanpa ditegur akan menjalankan protokol kesehatan di lingkungan dengan sendirinya. Program ini juga menyediakan panduan cuci tangan yang benar di setiap fasilitas cuci tangan dengan media poster. Tujuan dari diadakannya program ini adalah terciptanya keteraturan aktivitas masyarakat diiringi dengan pemberlakuan protokol kesehatan sehingga dapat diwujudkan lingkungan yang sehat dan bersih.

Antusiasme masyarakat dalam menyambut program kerja yang telah dilaksanakan 31 Juli-9 Agustus ini sangatlah baik. Masyarakat menilai dengan adanya edukasi beserta panduannya dapat menyelamatkan kesehatan dan ketertiban lingkungan sehingga para pelaku pelanggaran dapat diminimalisir (Rora Arina Mubasari).

Editor: Dr. Sunarno, S.Si, M.Si