#X Kemerdekaan, Covid 19, dan Sosialisasi Anti Hoax X-32-A-6#

17 Agustus adalah tanggal yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia, bagaimana tidak? Pada tanggal tersebut Indonesia meraih kemerdekaanya dari penjajah. Sebagai hari kemerdekaan nyaris setiap tahun tanggal 17 Agustus tahun 1945 dirayakan dengan semarak, mulai dari di tingkat desa atau kelurahan dengan aneka perlombaan seperti lomba panjat pinang, tarik tambang, balap karung dan sebagainya, sekolah-sekolahpun biasanya turut bersemangat dalam menyambut hari kemerdekaan, mulai dari mengadakan lomba-lomba internal hingga memasang  berbagai hiasan seperti umbul-umbul, ronce-ronce berwarna merah-putih, kertas-kertas krep yang disusun sedemikian rupa dan sebagainya.

Namun, hal yang sedikit berbeda terjadi pada tahun ini, dimana semua semarak itu seakan menghilang dari lingkungan. Bagaimana tidak? Dengan adanya virus COVID 19 yang menyebar dimana-mana sekolah-sekolahpun diliburkan, tidak ada lagi semarak kemerdekaan di gedung-gedung sekolah yang kini sepi itu, desa atau kelurahan yang biasanya ramai itu pun kini juga menyepi karena adanya kebijakan social distancing . Program KKN pun terkena dampaknya pula, mahasiswa kkn yang biasanya bisa turut terlibat dalam perayaan hari kemerdekaan itu kini , beberapa dari mereka mungkin tidak bisa melakukan hal yang sama, terutama daerah-daerah red zone yang masih menjalankan kebijakan social distancing secara ketat untuk mencegah penyebaran virus, bisa dipastikan di daerah-daerah tersebut tidak akan ada perayaan kemerdekaan apapun.

Memahami kondisi kemerdekaan yang harus dirayakan secara berbeda ini,Maerel (salah satu mahasiswa peserta KKN Tim II Undip yang melaksanakan KKN di Desa Koripan) dimulai sejak hari Senin 11 Agustus 2020 telah melakukan persiapan untuk tetap merayakan hari kemerdekaan walaupun di tengah pandemic ini. Caranya? Maerel membuat beberapa desain poster yang bertemakan sosialisasi anti hoax yang merupakan program kerja KKN Maerel, lalu apa kaitanya dengan perayaan hari kemerdekaan? Desain poster dibuat semenarik mungkin namun masih tetap menggunakan warna-warna yang dekat dengan hari kemerdekaan seperti merah dan putih. Sehingga nantinya jika ditempel poster-poster tersebut akan memiliki 2 fungsi

  1. Fungsi pertama adalah fungsi praktisnya yaitu sebagai media yang dapat memberikan informasi mengenai cara-cara menghindari hoax yang dapat menyesatkan di tengah pandemic ini
  2. Fungsi kedua adalah fungsi estetis dimana poster-poster dengan nuansa desain kemerdekaan tersebut bisa juga menjadi salah satu pengingat semarak semangat perayaan kemerdekaan walaupun di tengah pandemic ini.

Dokumentasi (Di lampirkan dalma bentuk link karena gambar gagal di unggah)

https://twitter.com/maerelda/status/1293266047315763200?s=20

Oleh : Maerel Dhalia Arumnisa-32-14040117130053