KKN PULANG KAMPUNG, TANTANGAN MAHASISWA MELAKSANAKAN KKN DI WILAYAH ZONA MERAH

Melong, Cimahi (24/01/2021) – Di tengah kondisi pandemik yang masih berlangsung, mahasiswa diharapkan untuk tetap dapat melaksanakan KKN sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk menyumbangkan pengetahuan dan ilmu yang telah didapat dalam perkuliahan untuk melaksanakan pembangunan. Pelaksanaan KKN Undip Tim I 2021 berlangsung dari tanggal 4 Januari 2021 hingga 16 Februari 2021 masih menggunakan konsep KKN Mandiri (KKN Pulang Kampung) yang berbeda dari konsep KKN reguler yang sebelumnya.

KKN Undip Tim I 2021 memiliki tema “Pemberdayaan masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”. Mahasiswa diharapkan untuk membuat 2 program kerja yang akan dilaksanakan di tengah masyarakat. Program kerja tersebut terkait usaha dalam mengatasi Covid-19 dan membantu untuk mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan wilayah di lokasi KKN sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing.

Melaksanakan kegiatan KKN di tengah kondisi wilayah yang sedang berada pada zona merah memiliki tantangan pada keterbatasan ruang gerak dan kondisi yang tidak memungkinkan, oleh karena itu penulis selaku mahasiswa KKN diharapkan untuk lebih kreatif serta memiliki semangat dan tekad yang kuat. Kondisi yang tidak memungkinkan untuk penulis memberikan edukasi kesehatan secara door to door, disiasati dengan mempersiapkan sebuah program yang dapat diakses oleh warga melalui media sosial.

Sudah satu tahun COVID-19 menjadi sebuah penyakit yang secara signifikan memberikan dampak bagi manusia dalam segala hal, terutama dari sisi kesehatan. Meskipun demikian, dikarenakan jangka waktu pandemik yang relatif panjang, membuat masyarakat menjadi lalai dan lengah dalam menjalankan protokol kesehatan, terlihat dari beberapa orang yang sudah tidak lagi menggunakan masker meskipun sedang melakukan kegiatan di luar rumah. Di situasi ini sangat dibutuhkan penyegaran atau pendidikan kesehatan yang berkesinambungan, agar masyarakat kembali mengingat, memahami, dan menjalankan protokol kesehatan dengan konsisten. Dalam proses mempersiapkan sebuah media edukasi melalui social media, penulis juga melakukan kegiatan lain yang telah direncanakan dan  dijalankan, yaitu  membagikan masker kain pada penjaga toko serta memberikan edukasi ‘Enam Langkah Mencuci Tangan Menggunakan Sabun’. Pemberian masker kain juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi limbah medis dari penggunaan masker sekali pakai yang meningkat drastis di masa pandemik. Dengan cara-cara tersebut penulis berharap masyarakat sekitar kembali menerapkan protokol kesehatan sehingga membantu mencegah angka kasus positif agar pandemi cepat berlalu dan kita semua dapat melakukan kegiatan seperti sebelumnya.

Membagikan masker sekaligus refreshing pendidikan kesehatan tentang protokol kesehatan kepada penjaga toko

Penulis : Siska Nurmenasari (Program studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran), Mahasiswa KKN UNdip Tim I 2021 DPL : Dr. Ir Suzanna Ratih Sari, MM, MA