Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Pentingnya Dunia Literasi Sejak Dini di Masa Pandemi.

Kendal (23/01/2021) – Kemajuan teknologi yang semakin canggih memunculkan kekhawatiran tersendiri khususnya di Indonesia. Tingkat literasi yang rendah adalah hal terpenting yang harus dihadapi dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dengan begitu, juga akan mempengaruhi kehidupan masyarakat. Seperti halnya dalam pendidikan yang harus mencetak lulusan yang berkualitas.

Bertempat di Desa Karangsuno, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mahasiswa KKN TIM I Undip, Ni’matul Ula dari Fakultas Ilmu Budaya menyusun sebuah program untuk mengenalkan “Dunia Literasi” kepada siswa kelas 1-5 SD.

Kegiatan pengenalan “Dunia Literasi” ini berkolaborasi dengan Lembaga Baca Anak Hebat (AHE) yang ada di Desa Karangsuno. Dimulai pukul 09:00 WIB, kegiatan disambut hangat oleh anak-anak. “Anak-anak sangat bersemangat ikut kegiatan ini, mbak” ucap Ulul Harifah selaku guru AHE. Bersama dengan kurang lebih 10 anak, kegiatan ini diawali dengan berdoa bersama doa sebelum belajar. Setelah berdoa, dilanjutkan dengan Ice Breaking yang bertujuan untuk pemanasan. Tampak antusias anak-anak yang sangat besar, membuat Ni’matul Ula semakin bersemangat dalam melakukan kegiatan ini.

Mendongeng adalah cara yang tepat untuk pengenalan dunia literasi pada anak-anak. Cerita yang dipilih pun bukanlah cerita yang panjang dan berat, mengingat partisipan yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa SD. Sedikit susah untuk mengunci fokus anak, mereka bukanlah menyimak cerita yang sedang dibacakan, melainkan asik mengobrol dengan yang lain. Akan tetapi, di situlah tantangannya bagaimana mengajak anak-anak untuk fokus ke cerita yang sedang dibacakan.

Dengan iming-iming akan diberikan hadiah untuk yang mau mengikuti kegiatan dengan fokus dan tenang, seketika itu juga suasana menjadi tenang dan peyampaian cerita dongeng menjadi lancar. Ice breaking dilakukan disela-sela kegiatan mendongeng, supaya anak-anak tidak merasa bosan.

Kegiatan mendongeng ditutup dengan Mini Game dan pembagian hadiah. Lomba yang diadakan yaitu menyusun huruf menjadi sebuah kata. Partisipan yang mengikuti lomba ini diklasifikasikan berdasarkan kelas mereka, sehingga kemampuan yang dimiliki sama.

Ni’matul Ula berharap dengan adanya kegiatan ini, minat literasi bisa terbentuk sejak dini.

Oleh : Ni’matul Ula (KKN Desa Karangsuno/Sastra Indonesia/FIB/13010117120026)

Dosen Pembimbing : Dr. Siti Fatimah P. M.Kes