COVID-19 MERAJALELA! MAHASISWA KKN TIM 1 UNDIP MEMBUAT WEB UNTUK MEMANTAU KENAIKAN COVID DI KELURAHAN SUMURBOTO

Sumurboto, Banyumanik, Kota Semarang (09/02/2021) Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tim I mulai berlangsung pada  tanggal senin, 4 Januari 2020 hingga Selasa, 16 Februari 2021. Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro TIM I 2021 memiliki konsep yang berbeda dengan dari Kuliah Kerja Nyata Undip Reguler Mandiri (KKN Pulang Kampung). Penentuan lokasi KKN kali dilakukan sesuia dengan lokasi yang telah terdaftar di LPPM Universitas Diponegoro, lokasi yang terdaftar merupakan hasil dari input data mahasiswa yang dilakukan sebelumnya. Masa pandemi saat ini penentuan lokasi yang dilakukan telah disesuaikan dengan keadaan yang ada, sehingga langkah ini dinilai tepat dalam meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Tim P2KKN Undip telah berupaya maksimal dalam merancang KKN Undip Tim I 2021 ini dengan mengusung tema ‘Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Pada Kuliah Kerja Nyata mahasiswa secara pribadi diwajibkan untuk membuat dua program yang untuk dilakukan saat KKN, kedua kegiatan ini dirancang sesuai dengan tema pencegahan penyebaran COVID-19 dan kegiatan pemberdayaan masyarakat berkaitan dengan Sustainable Development Goals sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing (monodisiplin).

Gambar 1. Pembuatan Peta Kerawanan COVID-19 di Kel. Sumurboto

Mahasiswa Universitas Diponegoro yang bernama Danu Ihsan Wasundoro membuat Web berbasis peta dan data COVID-19 di Kelurahan Sumurboto yang disebut WebGIS. WebGIS adalah aplikasi GIS atau pemetaan digital yang memanfaatkan jaringan internet sebagai media komunikasi yang berfungsi mendistribusikan, mempublikasikan, mengintegrasikan, mengkomunikasikan dan menyediakan informasi dalam bentuk teks, peta dijital serta menjalankan fungsi–fungsi analisis dan query yang terkait dengan GIS melalui jaringan internet. Pembuatan WebGIS ini dilakukan di Kelurahan Sumurboto dimulai dari tanggal 25 Januari 2021. Pada WebGIS ini didalamnya akan memuat informasi berupa pemetaan kasesuaian lahan dan pemetaan kawasan wajib penggunaan protocol kesehatan, informasi cara penanggulangan pandemi COVID-19, serta informasi lainnya seputar Kelurahan Sumurboto. Manfaat adanya WebGIS ini adalah Tersedianya peta atau informasi yang berbasis WebGIS yang tersusun dengan baik, akurat, mudah dibaca, dan mudah dimengerti oleh awam sekalipun, baik berupa data maupun peta skematik sehingga pemerintah Kota Semarang ataupun Kelurahan Sumurboto dapat melakukan perencanaan dalam mendukung penekanan penyebaran virus COVID-19 menggunkan WebGIS.ada WebGIS yang dibuat kai ini mengambil data Covid-19 dan kesesuaian lahan di Kelurahan Sumurboto semenjak tanggal 7 Oktober 2020 s.d. saat ini yang kemudian nantinya akses update WebGIS ini akan diserahkan kepada pihak pemerintah agar nantinya dapat dikontrol dengan baik. Dan dengan harapan semua masyarakat dapat mengakses data tentang COVID-19 dan berbagai cara mengatasi nya secara opensource melalui website yang telah dibuat. Dan Warga menjadi paham atas upaya pencegahan penyebaran COVID-19 pada era new normal ini seperti bagaimana pentingnya memakai masker yang dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari virus COVID-19.

Danu Ihsan Wasundoro– FT UNDIP 2021

Dosen Pembimbing : Ir. R.T.D. Wisnu Broto, M.T.

Koordinator Wilayah : dr. Sri Winarni, M.Kes.

Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik

KKN Undip Tim I Kodya Semarang 2021