Ajarkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), Mahasiswi KKN Undip Berikan Edukasi Langkah Mencuci Tangan Dan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Alami

Poster Langkah Mencuci Tangan dan Pembuatan Hand Sanitizer

Tayu, Pati (08/02/2021) Mahasiswa KKN Undip Tim 1 Tahun 2021 melaksanakan kegiatan  di masyarakat pada tanggal 4 Januari hingga 16 Februari 2021 di wilayah domisili masing-masing. Sesuai dengan Tema KKN tahun ini “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs)”. Pada minggu ke V kegiatan KKN Tim 1 diisi dengan pelaksanaan program individu yang dilaksanakan oleh Dewi Widyanti (21) pada hari jumat dan sabtu tanggal 5 dan 6 Februari 2021 yang bertema ” Edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat dalam Rangka Pencegahan Covid-19 di Era New Normal”.

Indonesia sudah memasuki era new normal dengan menerapkan berbagai protokol kesehatan dalam kesehariannya, namun penyebaran Covid-19 di Indonesia masih tergolong tinggi. Hal tersebut disebabkan karena masih banyak masyarakat yang belum paham betul akan bahaya virus Covid-19 tersebut. Kurangnya informasi dan edukasi yang diterima, khususnya masyarakat menengah kebawah, menyebabkan rendahnya kesiagaan atau kesadaran diri dalam menghadapi pandemi ini. Maka dari itu, pemberdayaan dan edukasi kepada masyarakat sekitar terhadap bahaya Covid-19 dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 tetap perlu dilakukan terutama di daerah-daerah yang belum terdampak serius. Melalui program kerja KKN ini yaitu pembuatan desain infografis dan pemberdayaan masyarakat terkait pola hidup bersih dan sehat di era new normal dapat mengedukasi masyarakat sekitar akan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat di masa pandemi ini dapat membantu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Pelaksaan program COVID di masa pandemi saat ini salah satunya diisi dengan kegiatan sosialisasi cara mencuci tangan yang benar pada anak-anak dan melakukan pelatihan pembuatan hand sanitizer kepada ibu-ibu PKK. Program cuci tangan ini dilakukan dengan memfokuskan pada anak-anak sebagai upaya membiasakan anak-anak untuk cuci tangan dengan benar dan dilakukan setiap harinya setelah melakukan berbagai aktivitas. Dalam pelaksanaannya, selain mengajak anak-anak disekitar rumah untuk diajari cara mencuci tangan yang baik dan benar juga memberikan penjelasan kapan saja waktu-waktu bagi mereka untuk mereka mencuci tangan.

Sosialisasi dan Mengajari Anak-anak Langkah Mencuci Tangan yang Benar

Hand sanitizer menjadi barang yang sangat dibutuhkan dan menjadi barang yang penting saat masa pandemi. Guna mencegah penularan virus corona dari pasien ke tubuh kita, maka penggunaan hand sanitizer menjadi salah satu opsi untuk membuat tangan kita bersih dari kuman. Hand sanitizer direkomendasikan jika kondisi tidak ada air dan sabun untuk mencuci tangan, hand sanitizer direkomendasikan karena memiliki kandungan minimal 60 persen alkohol. Salah satu Mahasiswa UNDIP yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata mencoba membagikan tips pembuatan handsinitizer dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah untuk diperoleh di sekitar daerah rumah. Dewi Widyanti (21) mengatakan bahwa bahan yang digunakan untuk membuat hand sanitizer adalah aloevera atau lidah buaya dengan alkohol 70% dan essential oil. Dewi melakukan sosialisasi pembuatan hand sanitizer bersama ibu-ibu PKK di Desa Jepat Lor RT 07 RW 03, yang kemudian dapat disebar luaskan melalui media sosial atau melalui grup-grup whatshapp.

Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer

Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat sekitar, yang juga antusias dan ikut serta dalam program tersebut. Adanya program tersebut Dewi berharap masyarakat dapat memanfaatkan dan mengolah lidah buaya dan alkohol menjadi bahan hand sanitizer agar terhindar dari virus dan bakteri.

Penulis : Dewi Widyanti (FEB)

Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Naniek Utami Handayani, S.Si., M.T.