KATAKAN TIDAK UNTUK SALAH PAHAM!! HENTIKAN PENYEBARAN BERITA HOAX MULAI SEKARANG!

Saat ini Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro Tim I 2021 diadakan mulai 4 Januari 2021 sampai dengan 16 Febuari 2021. Akan tetapi KKN kali ini mengusung konsep yang sangat berbeda dari biasanya, yakni KKN Pulang Kampung. Tetapi di KKN Pulang Kampung ini mahasiswa harus bisa melaksanakan kegiatan KKN di daerah masing-masing secara mandiri dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s)”

Pada bulan Febuari 2021 ini pandemi Covid-19 masih belum juga berakhir, penularan virus ini telah menelan lebih dari 600 ribu korban jiwa. Selain itu banyak oknum tidak bertanggung jawab yang berusaha memanfaatkan pandemi ini dengan menyebarkan informasi/berita hoax mengenai Covid-19. Dan juga banyak masyarakat yang langsung mudah percaya akan informasi dan berita  yang sedang beredar tanpa mengetahui informasi tersebut benar terbukti, dari sumber terpercaya atau tidak (hoax). Akan tetapi saat ini Indonesia memiliki UU ITE Pasal 28 ayat 1 bagi penyebar berita hoax (bohong) dan Pasal 45A ayat 1 UU 19/2016 sanksi yang diterima pidana penjara paling lama 6 Tahun dan denda maskimal 1 miliar.

Dengan adanya hal tersebut mahasiswa KKN Undip mengadakan program edukasi hentikan penyebaran berita hoax guna mencegah kesalahpahaman informasi ke masyarakat RT.03/RW.07 Kelurahan Tembalang. Tujuan dari edukasi ini untuk memberikan pemahaman pada masyarakat supaya dapat waspada dan memastikan kebenaran sebuah informasi/berita yang diterima dan tidak mudah tertipu oleh informasi tersebut, sehingga nantinya jika disampaikan ke orang lain tidak akan terjadi kesalahpahaman akan informasi tersebut. Adapun kegiatan yang dilaksanakan yaitu edukasi kepada masyarakat terkait hal bijak yang perlu diketahui dalam menerima dan menyebarkan berita yakni berupa selalu ikuti perkembangan informasi terbaru, jika mendapatkan informasi yang sedang beredar maka cek terlebih dahulu judul dan isi berita tersebut (teks, foto, video), cek kebenaran sumber informasinya (apakah dari sumber informasi resmi dan terpercaya ataukah tidak), waspada akan forwards messages dan dengan membagikan bingkisan kecil (masker, stiker, dan leaflet) ke masyarakat. Dengan adanya program edukasi ini masyarakat diharapkan dapat  memahami dan dapat menerapkan akan pentingnya mengecek kebenaran sebuah informasi yang diterima, supaya jika disebarkan tidak akan menimbulkan kesalahpahaman informasi dengan pengguna yang lain.

Penulis : Sepstany Fajarina
Editor : Sukiswo, ST., MT.

KKN TIM I UNDIP 2021