Pencemaran Lingkungan Membantu Masyarakat untuk Menghasilkan Usaha Bersama

Mahasiswa KKN Tim I UNDIP Tahun 2021 melakukan penyuluhan pembuatan kompos untuk di jual-belikan . Atas dasar diskusi bersama bapak Rino selaku ketua RW 04 Kelurahan Tegalsari, mengenai keadaan yang ada di Kelurahan Tegalsari khususnya RW 04. Dari beberapa faktor yang ingin mengembangkan SDM sekaligus peduli terhadap lingkungan.

Kegiatan ini dibimbing serta diawasi oleh Dosen Pembina Lapangan (DPL) Bagus Rahmanda, S.H., M.H . Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7-9 Februari 2021.

DSC-0119
Sosialisasi dan Pembagian Modul

Menyadari sebetulnya lingkungan hidup di sekitar kita dapat secara alami membersihkan dirinya dari polutan atau pencemaran. Namun pencemaran di lingkungan hidup di sekitar kita termasuk pencemaran air, pencemaran udara dan pencemaran tanah dapat makin tinggi karena adanya polutan dalam jumlah yang berlebihan yang dapat menyebabkan lingkungan tidak dapat mengadakan pembersihan sendiri .  Untuk mencegah hal tersebut, polusi terhadap lingkungan perlu dideteksi secara dini dan ditangani segera oleh setiap individu agar tidak memberikan dampak yang lebih luas dan lebih parah terhadap lingkungan.

Sumber polusi pada air yang sangat besar terdapat dari sampah dan limbah. Dalam hal ini sampah domestik (rumah tangga) memberikan pula konstribusi yang besar bagi pencemaran.  Polusi air terjadi karena kurangnya rasa disiplin masyarakat, misalnya dalam kebersihan lingkungan dan membuang sampah sembarangan.  Dampak sampah selain polusi sampah juga mengakibatkan tersumbatnya saluran-saluran air sehingga mengakibatkan banjir di musim hujan. Tidak hanya dibuang, sudah saatnya kita memikirkan pemilahan dan pengelolaan sampah. Dari sejak awal akan dibuang dari rumah, sampah hendaknya sudah dipilah. Mana sampah organik mana dan mana sampah anorganik. 

Maka dari itu TIM 1 KKN Undip mengadakan sosialisai melalui modul dari rumah ke rumah juga memasang poster kepada masyarakat membedakan sampah dan bagaimana cara pengolahan sampah yang baik dan benar sehingga dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat nantinya, terutama dalam pembuatan kompos. Dikarenakan sebagian besar penduduk di RW 04 merupakan lingkungan yang padat penduduk maka bisa memanfaatkan hasil sampah rumah tangga untuk pengolahan kompos sebagai pupuk bagi tanaman. Selanjutnya usaha pembuatan kompos ini akan dijadikan satu untuk membantu warga yang mungkin ada kendala pembayaran BPJS dan lainnya. Sebenarnya untuk kegiatan dengan tujuan yang sama yaitu mengumpulkan kas untuk warga, mereka juga melakukan penjualan botol mineral yang sudah dilaksanakan setiap 2 minggu sekali. Dari kegiatan tersebut juga termasuk pencegahan pencemaran lingkungan, tapi tidak ada salahnya menambah kegiatan yang lebih bisa bermanfaat seperti pembuatan kompos dari sampah rumah tangga.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini kami TIM 1 KKN Undip sekaligus masyarakat melakukan upaya pelestarian sumber daya alam dan menjaga lingkungan kita dengan satu langkah kecil yang kita mulai di diri kita sendiri sebagai individu dan anggota keluarga. Di rumah kita dapat turut serta secara aktif menjaga sumber daya alam kita dan kita dapat mewariskan lingkungan kehidupan yang baik kepada anak cucu kita nanti.

Penulis : Tyo Sopyyanto (Rekayasa Perancangan Mekanik, Universitas Diponegoro)