DENGAN JENGKOL, MAHASISWA UNDIP BERSAMA WARGA MENUJU SUKSES

Klaten, (01/2) – Pandemi COVID-19 juga berdampak pada sektor ekonomi, banyak orang kehilangan pekerjaan akibat banyaknya PHK, menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pandemi Covid-19 membuat jumlah pengangguran di Indonesia bertambah. Selain itu, terjadi pula penurunan pendapatan masyarakat. Dampaknya, kondisi perekonomian RI terkontraksi.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Litbang Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan dan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia melakukan survei online.Pandemi COVID-19 menyebabkan gelombang pemutusan hubungan kerja yang signifikan. Bahkan, sebanyak 25 juta pekerja diprediksi terancam kehilangan pekerjaan, terutama dari sektor pekerja bebas.

Dengan berdasarkan data tersebut Mahasiswa UNDIP beserta salah satu warga RW 3 Dukuh Sekarsuli, Desa Sekarsuli berinisiatif untuk membuat suatu usaha yang dapat memulihkan perekonomian warga, tahap pertama yang dilakukan adalah survei terhadap pasar, di tahap ini banyak sekali pengusaha menjajakan produk yang sama, untuk itu kita memiliki inisiatif untuk membuat produk yang lebih beda dan menarik. Kerupuk jengkol adalah produk yang jarang ada di pasaran dan rasa dari olahan jengkol kali ini bisa menghilangkan bau jengkol tanpa harus menghilangkan rasanya.

Gb. Pengepakan Rambak Jengkol

Untuk lebih menjangkau pasar kita menggunakan media sosial dan desain yang menarik. Sementara distribusi utama masih di setorkan pada warung dan angkringan terdekat.

Gb. Desain Postingan Produk

Semoga dengan adanya usaha ini masyarakat bisa lebih mandiri dan ekonomi semakin membaik.

Penulis : Irfan Adyatama Darmawan (Sekolah Vokasi, UNDIP)

Editor : Lusi Nur Ardhiani, S.Psi., M.Psi.