POTENSI UMKM DESA KAUMAN

Selasa, 18 Juli 2017

Kedatangan TIM  II KKN Undip di Desa Kauman mempunyai tujuan khusus, salah satunya adalah mengembangkan UMKM di daerah tersebut. Berdasarkan hasil survei yang dimulai sejak tanggal 12 – 16 Juli 2017, terdapat beberapa UMKM yang berpotensi diantaranya adalah UMKM permen-jenang jahe dan produksi tempe. Persebaran UMKM tersebut yakni terdapat 3 industri permen jahe di RT 15 dan 16, sedangkan industri rumah tangga pembuatan tempe terdapat 5 di RT 4.

Permen dan Jenang Jahe yang kemudian menjadi salah satu makanan khas Desa Kauman ini semakin membuat UMKM tersebut berkembang. Usaha Mikro Kecil Menengah Permen-Jenang Jahe ini sudah melakukan pemasaran hingga ke beberapa daerah di Jawa tengah. Bahkan, industri yang mengolah bahan baku jahe ini telah memiliki Hak Paten Merk dan juga telah didaftarkan di PIRT. Menurut keterangan salah satu pemilik industri permenjahe menuturkan bahwa pada bulan Ramadhan produksi jenang jahe akan meningkat pesat, sedangkan dihari biasa produksi permen jahe dengan berbagai olahan rasa dan topinglah yang laku dipasaran. Proses produksinya masih dilakukan secara manual atau tradisional yakni dimasak diatas tungku api kayu, dan pemotongan sederhana menggunakan gunting.

Beberapa warga megatakan jika Permen dan Jenang Jahe mampu menjadi sebuah icon Desa kauman, bahkan mampu menjadi salah satu oleh – oleh andalan kabupaten Pekalongan