Perkuat Imunitas Tubuh di Masa Pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN Undip Ajari Cara Membuat Jamu Herbal

Produk Jamu Herbal Khas Bakaran Kulon

Pati (13/07) – Pandemi Covid-19 di Indonesia tak kunjung usai. Bahkan, penyebaran dan penularannya semakin mengerikan. Sangat penting bagi masyarakat untuk memperhatikan imunitas tubuh mereka agar terhindar dari Virus Corona. Namun, masih banyak masyarakat yang tak acuh dan kebingungan dalam mencari cara efektif untuk memperkuat imunitas tubuh di masa pandemi.

Video Tutorial Pembuatan Jamu Herbal

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Kitta Shafira (20), Mahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung dalam KKN Tim II Undip 2021 di Desa Bakaran Kulon, berinisiatif membuat program “Pelatihan Pembuatan Jamu Herbal dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.”

Program ini didasarkan pada pernyataan Prof. Dr. Chairul Anwar Nidom, MS., Drh. (Guru Besar Biokimia dan Biologi Molekuler Universitas Airlangga) yang mengatakan bahwa infeksi Corona yang terjadi di paru, menyebabkan badai sitokin sebagai proses biologis yang bisa ditangkal dengan curcumin yang banyak terkandung dalam temulawak, jahe, kunyit dan serai. Melalui empon-empon itulah, dibuat jamu herbal yang menyehatkan. Selain berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh dan menangkal radikal bebas, jamu herbal juga cocok bagi masyarakat yang ingin mulai berbisnis karena memiliki nilai ekonomis. Sehingga program ini dinilai sangat tepat untuk diimplementasikan di kondisi sekarang.

Leaflet Online Cara Pembuatan Jamu Herbal

Mengingat adanya Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, maka program dilaksanakan secara full online pada Jumat, 9 Juli 2021 dengan membuat video tutorial di Youtube dan membagikan leaflet online kepada Ibu-Ibu PKK Desa Bakaran Kulon via Whatsapp Group. Tidak hanya berisi cara pembuatan jamu herbal, video dan leaflet juga memberikan informasi lain seperti khasiat produk, bahan dan alat yang digunakan serta cara promosi dan pemasaran produk di Facebook dan Whatsapp. Kemudian, guna mengoptimalkan pelaksanaan program, disediakan pula sampel produk yang dapat menjadi referensi dalam praktik pembuatan jamu herbal.

Praktik Pembuatan Jamu Herbal oleh Anggota Kader PKK Desa Bakaran Kulon Ibu Muntarni
Respon Positif dari Ibu-Ibu PKK Desa Bakaran Kulon

Program yang telah terlaksana mendapat respon positif dari Ibu-Ibu PKK Desa Bakaran Kulon. “Rasanya asem seger dan ada hangatnya, lebih enak kalau diminum dingin,” tutur Ibu Saifatun. Selain mengomentari rasa, salah satu Ibu PKK juga mempromosikan jamu herbal tersebut kepada rekan-rekannya. “Monggo lo Bu jamune, kangge tambah imun, bablas Covid e, seger buger awake, eco Bu,” ajak Ibu Muntarni.

Dengan sambutan baik tersebut, diharapkan bahwa program “Pelatihan Pembuatan Jamu Herbal dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19” dapat bermanfaat dan menjadi solusi efektif bagi warga Desa Bakaran Kulon dan masyarakat lainnya dalam memperkuat imunitas tubuh. Terlebih, dapat menjadi peluang usaha yang menguntungkan dan mampu merangsang pertumbuhan perekonomian yang terdampak Pandemi Covid-19.

Penulis : Kitta Shafira (Manajemen, FEB, Universitas Diponegoro)
Editor : Lusi Nur Ardhiani, S.Psi., M.Psi.