Mahasiwa KKN Undip Edukasi Warga Cara Pembuatan Hand Sanitizer Dari Bahan Alami, Bagaimana Caranya?

Semarang (06/7). Covid-19 sejak awal tahun 2020 sampai pertengahan tahun 2021 masih menjadi topik pembicaraan hangat disetiap harinya terutama di negara Indonesia. Di Kota Semarang sendiri sudah sebanyak 59.474 total kasus terkonfirmasi per tanggal 5 Juli 2021 dengan tingkat angka kematian yang meningkat disetiap harinya. Dilihat dari persebarannya yang cukup cepat Pemerintah melakukan berbagai macam cara dan aturan untuk mencegah persebaran virus corona diantara melakukan lockdown diberbagai daerah, PSBB, perilaku 5M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan danMengurangi mobilitas), pelaksanaan vaksin dan yang terbaru ini adalah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Dengan banyaknya kasus Covid-19 ini membuat mahasiawa Universitas Diponegoro melakukan KKN dimana kegiatan KKN ini dilaksanakan di daerah tempat tinggal mahasiswa. Dari beberapa banyak aturan yang telah Pemerintah buat untuk mencegah penularan Covid-19, masih banyak masyarakat yang masih sulit menerapkan 5M salah satunya yaitu mencuci tangan dan mengurangi mobilitas. Sebagai alternatif dalam upaya tersebut perlu adanya hand sanitizer yang digunakan untuk menjaga kebersihan tangan selama melakukan mobilitas diluar rumah. Maka dari itu Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Shinta Nur Sabila melakukan kegiatan “Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Lidah Buaya dan Daun Kemangi Yang Diolah Sebagai Hand Sanitizer Alami Dimasa Pandemi Covid-19”.

Pelaksanaan program ini diterima dan diikuti dengan baik oleh perwakilan ketua RT, RW dan PKK Kelurahan Mangkang Wetan. Kegiatan ini dilakukan dengan menaati protokol kesehatan yang diajurkan yaitu menggunakan masker dan menjaga jarak. Dalam kegiatan ini tidak hanya memberikan informasi tentang pentingnya hand sanitizer akan tetapi mahasiswa juga menjelaskan cara pembuatan hand sanitizer dari tanaman lidah buaya dan daun kemangi. Proses pembuatan hand sanitizer alami sangatlah mudah dimulai dari mencuci daun kemangi dan direbus hinga mengeluarkan ekstrak kemudian didinginkan, tanaman lidah buaya dipotong dan dihaluskan dengan blende dengan ditambahkan sedikit air, ekstrak kemangi yang telah dingin dituang dalam blender dan campur hingga halus dengan campuran lidah buaya, setelah larutan tercampur saring dan masukkkan kedalam botol spray.

Produk Hand Sanitizer Alami

Pada pelaksanaan sosialisasi Ibu RW 06 bertanya “Apakah boleh jika tanaman lidah buaya dan daun kemangi digunakan secara langsung dengan cara diremas?” Pada dasarnya daun kemangi sejak dahulu sudah banyak digunakan sebagai campuran pencuci tangan, akan tetapi kandungan dalam bahan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal jika diolah menjadi hand sanitizer.Tanaman lidah buaya memiliki kandungan senyawa antibakteri, lignin dan saponin yang memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri serta daun kemangi memiliki kandungan senyawa antibakteri seperti saponin, tanin dan flavonoid yang dapat meminimalisir dan membunuh bakteri. Hand sanitizer alami memiliki daya tanah yang cukup cepat agar hasil yang diberikan dapat maksimal.  

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat membatu masyarakat untuk menyadari tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi sebagai bentuk pencegahan terhadap penularan virus corona dengan cara membagikan hand sanitizer dan menginggatkan untuk selalu membawa ketika berada diluar rumah agar selalu menjaga kebersihan tangan.

Penulis: Shinta Nur Sabila-FPP

Editor: Abdi Sukmono, ST., MT.