ANTI KULIT KERING DAN IRITASI! MAHASISWA KKN UNDIP MEMBERIKAN TUTORIAL PEMBUATAN HAND SANITIZER MENGGUNAKAN BAHAN DASAR ALAMI DENGAN MUDAH DAN EFEKTIF

PATI (21/07) – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro periode 2020/2021 mengusung tema “Pembangunan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis Pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’S)”. Maharani Sukma (20) dari program studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran salah satu mahasiswa KKN Tim II di Desa Bringin, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati telah melaksanakan program kerja kedua (20/07) yaitu pembuatan hand sanitizer menggunakan bahan dasar alami yaitu daun sirih dan jeruk nipis. Kegiatan KKN dilaksanakan secara daring sesuai dengan anjuran Universitas dan pihak desa. Survei dan wawancara telah dilaksanakan sebelum memutuskan program kerja apa yang akan diusung pada KKN tahun ini. Program kerja dilaksanakan melalui Whatsapp Group dengan target sasaran ibu-ibu PKK Desa Bringin dengan membagikan link youtube yang telah dibuat dan membuka sesi tanya jawab serta sharing.

Peta Zonasi Risiko COVID-19 di Indonesia

COVID-19 telah menyebar di seluruh Indonesia seperti yang telah dipaparkan pada peta zonasi resiko (covid19.go.id). Per tanggal 20 Juli 2021 tercatat total kasus aktif yaitu 550.192 dan kasus aktif harian sebesar 7.254 (Kemenkes RI).

Data Zonasi Risiko Kabupaten Pati

Pada data zonasi risiko yang telah dirilis, Kabupaten Pati menjadi zona risiko sangat tinggi penyebaran COVID-19 (Kemenkes RI). Hal tersebut membuat masyarakat Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Pati pada khususnya memperketat protokol kesehatan (5M) yang telah ditetapkan oleh Kemenkes RI, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.  

Mencuci tangan merupakan salah satu 5M yang digencarkan, sayangnya tidak semua sudut tempat menyediakan hal tersebut. Penggunaan hand sanitizer adalah alternatif yang efektif untuk permasalahan ini. Penggunaan hand sanitizer berbahan kimia yang dijual dipasaran dapat memberikan efek samping kulit kering dan iritasi untuk beberapa individu. Bahan alami dipilih untuk meminimalisir bahkan menghilangkan efek samping tersebut. Bahan alami yang dapat digunakan yaitu daun sirih dan air perasan jeruk nipis sera air sebagai pelarutnya. Hand sanitizer menggunakan bahan-bahan alami ini bertahan 2 hingga 4 minggu pemakaian.

Proses Pengambilan Video Edukasi dan Tutorial Cara Membuat Hand Sanitizer Bahan Alami

Daun sirih dipilih karena didalam ekstraknya mengandung minyak atsiri yang bersifat membunuh kuman serta dapat menghambat pertumbuhan patogen yang berbahaya. Selain itu, daun sirih juga memiliki kemampuan antiseptik, antioksidan dan fungsisida. Daun sirih mudah teroksidasi maka diperlukan air perasan jeruk nipis untuk mengurangi oksidasi tersebut. Jeruk nipis memiliki sifat antioksidan dan juga antibakteri.

Produk Jadi Hand Sanitizer Bahan Alami

Pelaksanaan program kerja ini diharapkan agar masyarakat selalu waspada dan menjalankan protokol kesehatan. Tidak ada alasan lagi untuk masyarakat tidak membersihkan tangan apabila di tempat tersebut tidak ada akses untuk cuci tangan, karena hand sanitizer ini tidak memakan tempat dan mudah dibawa kemanapun.


Penulis : Maharani Sukma (Program Studi Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro)

Editor : Lusi Nur Ardhiani, S. Psi., M. Psi.