Pelaku UMKM Siap Beradaptasi di Era Digital

Pelatihan Pembukuan Digital ke Salah Satu UMKM di Kel.Jomblang

Jomblang (31/07). UMKM menjadi pilar penting bagi perekonomian Indonesia dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61,07% di tahun 2020. Sehingga pemerintah terus berupaya untuk menggenjot UMKM ke dunia digital agar semakin jauh lebih mandiri dan memiliki daya tahan usaha yang semakin tinggi dalam persaingan usaha khususnya di  tengah pandemi Covid-19. Namun pelaku UMKM masih minim pengetahuan untuk menyelaraskan digitalisasi dengan usaha mereka, salah satunya berkaitan dengan pembukuan keuangan secara digital. Kebanyakan dari mereka merasa gagap akan teknologi sehingga masih lebih nyaman melakukan pembukuan secara tradisional ataupun tidak memiliki laporan keuangan. Sehingga salah satu mahasiswa Universitas Diponegoro berinisiatif untuk mendukung rencana pemerintah dengan memberikan sosialisasi serta pelatihan pembukuan keuangan secara digital sekaligus sebagai bentuk perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pada pengabdian kepada masyarakat Jomblang, Jawa Tengah.

            Sosialisasi dan pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat (16/07/2021) dengan target peserta yaitu pelaku usaha toserba serta usaha makanan dan minuman. Kegiatan tersebut berlangsung secara luring dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sosialisasi ini dilakukan dengan membagikan modul dengan materi yang sudah disesuaikan serta praktik langsung bagi pelaku UMKM. Sosialisasi ini sanagt direspons positif bagi pelaku UMKM di wilayah tersebut. Mereka terlibat aktif untuk diperkenalkan akan aplikasi pembukuan yang tersedia pada handphone mereka dan diberi kesempatan langsung untuk mencoba aplikasi tersebut dengan mencatat pembukuan sesuai lini bisnis mereka. Tidak hanya sampai disitu, mahasiswa memfasilitasi group online bagi pelaku-pelaku UMKM agar dapat membimbing dan mengedukasi mengenai pembukuan digital secara berkelanjutan.

Tampilan Modul Terkait Aplikasi Pembukuan Digital

Harapannya aplikasi ini nantinya akan membantu pelaku usaha untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran serta mencatat stok barang dan catatan hutang mereka. Output dari program diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha akan pentingnya pembukuan keuangan pada usaha skala kecil sekalipun. Karena melalui pembukuan keuangan apalagi secara digital akan sangat membantu pelaku usaha untuk menganalisis peforma usaha mereka dan memudahkan mendapat permodalan dari investor ataupun pinjaman bank. Mahasiswa juga memastikan tingkat efktivitas aplikasi tersebut serta tingkat kemandirian pelaku usaha dengan memonitor melalui fasilitas group online.

Penulis : Mikhael Christopel Purba (S-1 Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis).

DPL : Dr. Ir. Martini., M.Kes