Dalam Rangka Kampanye Bahan Hayati Laut, Mahasiswa Undip Mensosialikasikan Pembuatan Jelly dari Rumput Laut

GUNUNGKIDUL (26/07) –Ditengah adanya pandemi Covid-19, Universitas Diponegoro menerjunkan mahasiswanya untuk melaksanakan KKN di domisili masing-masing. Kegiatan KKN ini berlangsung Senin, 26 Juli 2021. Kegiatan ini ditujukan bagi masyarakat RT 13 Desa Pampang, Kecamatan Paliyan, Kabupaten Gunungkidul.

Gunungkidul merupakan Kabupaten dengan potensi alam yang banyak, salah satu potensi yang dimiliki Kabupaten ini adalah wilayahnya yang memiliki banyak pantai. Pantai-pantai disini banyak terdapat bahan hayati laut seperti, rumput laut, ikan, udang dan cumi. Namun, masyarakat disini kurang mengetahui manfaat dan cara pengolahan bahan hayati laut tersebut. Dewasa ini publik sedang digencarkan dengan makanan yang kaya akan nutrisi, semua bahan hayati laut memiliki nutrien yang tinggi sehingga banyak pengembangan yang sedang dilakukan. Rumput laut banyak dihasilkan di pantai-pantai dan belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Berdasarkan hal tersebut, Mahasiswa KKN Tim II Undip berinisiatif memberikan sosialisasi mengenai olahan dari rumput laut yaitu. Olahan yang akan disosialisasikan adalah jelly, olahan ini tergolong mudah dan cepat dilakukan. Rumput laut mengandung banyak nutrisi seperti, karbohidrat, protein, serat, vitamin dan mineral yang tinggi. Sehingga olahan jelly berbahan dasar rumput laut ini aman untuk dikonsumsi oleh segala usia karena tidak mengandung pengawet. Olahan jelly ini juga dapat dijadikan makanan diet oleh ibu-ibu atau remaja putri karena memiliki kalori yang rendah. Proses pembuatan diunggah melalui platform youtube (Dinda Richa) agar dapat dibagikan melaui group whatsapp. Sosialisasi dilakukan melalui group whatsapp Ibu-Ibu PKK Mawar Desa Pampang. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan disuatu tempat.

Video Tutorial di Platform Youtube

Diadakannya program kerja ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai manfaat dan cara pengolahan rumput laut khususnya Ibu-ibu PKK Mawar. Ibu-ibu memberikan respon yang sangat antusis dimana mereka mengajukan beberapa pertanyaan tentang video yang telah diberikan. “Mbak dinda kalau rumput laut yangg masih basah (segar) cara bikinnya sama tidak?” tanya Bu Mira. “Kalau untuk jenis rumput lautnya semua bisa dipakai atau hanya yangg seperti itu mbak dinda?” tanya Bu Farida. “Maaf mbak dinda mau tanya untuk pembuatan jelly rumput laut kemarin, takaran untuk air sama rumput lautnya berapa-berapa ya?” tanya Bu Purnawati.

Penulis : Dinda Richa Kumarahaqi (S1-Ilmu Kelautan)

Dosen Pembimbing Lapangan : Abdi Sukmono, ST., MT.