MAHASISWA UNDIP MENGEBOR TANAH WARGA DEMI MENJAGA KELESTARIAN AIR TANAH

Proses Pembuatan Biopori

Petompon, Semarang (24/07) – Pada era saat ini lingkungan sekitar kurang memiliki pelestarian yang cukup karena kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Pada program KKN ini, Chazaidhan AlFahd Nizami, Mahasiswa KKN UNDIP TIM II 2021 dari Teknik Sipil bersama beberapa rekan sewilayahnya dan dibantu dengan warga sekitar melakukan pembuatan biopori sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan untuk mempermudah resapan air pada genangan. Pembuatan biopori ini dilakukan di RT 07 / RW 02 Kelurahan Petompon, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Program pembuatan biopori ini merupakan salah satu kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan SDG’s yang harus dilakukan oleh Mahasiswa KKN UNDIP TIM II 2021.

Perencanaan program ini dibuat adalah dengan melakukan survey terkait penggunaan air di wilayah RT 07 / RW 02 kelurahan Petompon. Dengan adanya survey terhadap wilayah sekitar maka dapat diketahui bahwa Pentingnya konservasi air sederhana didaerah pemukiman warga untuk menjaga kestabilan volume air, untuk mengatasi genangan air atau pun banjir saat hujan deras, diketahui karena daerah Kelurahan Petompon dekat dengan Kaligarang.

Dari survey yang dilakukan setelah perencanaan pembuatan biopori ini maka dapat juga ditentukan lokasi atau titik-titik untuk penempatan dan jumlah biopori yang akan dilakukan. Dan juga pembuatan biopori  ini cukup mudah, dimana hanya perlu menyiapkan beberapa peralatan dan bahan seperti ; bor tangan, bor listrik, linggis, pipa PVC diameter 10 cm, dan penutup pipa PVC. Kemudian pipa dilubangi dengan bor tangan dan selanjutnya dimasukkan kedalam lubang yang telah di bor menggunakan bor tangan dan dimasukan dengan daun-daun kering atau sampah organik yang kemudian ditutup dengan penutup pipa PVC yang telah dilubangi juga.

Disamping dengan tujuan untuk pelestarian air tanah, biopori juga memiliki beberapa manfaat, diantaranya yaitu sebagai lubang resapan, menyuburkan tanah, dan juga bisa memanfaatkan sebagai media pembuatan kompos. Dan juga untuk daerah dengan curah hujan yang cukup tinggi, biopori dapat menampung air hujan sehingga tidak terjadi genangan karena air hujan dapat mudah menyerap ke tanah dengan waktu yang singkat.

Tahapan Pelaksanaan Pembuatan Biopori

Dengan pelaksanaan program pembuatan biopori ini diharapkan dapat menjadi percontohan atau pemahaman bagi masyarakat sekitar untuk semakin menggencarkan pembuatan biopori di lingkungannya masing-masing. Hal ini dikarenakan pembuatan biopori yang sangat mudah dengan memberikan manfaat yang cukup banyak khususnya dalam pelestarian lingkungan sekitar.