Jangan Sentuh, Injak Saja Aku!! Cegah Penularan Covid-19 Mahasiswa KKN UNDIP Ajarkan Pembuatan Alat Hand Sanitizer Sistem Injak

KUDUS, Rendeng (03/08/2021) – Kudus adalah salah satu daerah yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia. Dalam laporan harian pemerintah Kabupaten Kudus, jumlah kasus aktif naik dua kali lipat menjadi 307 kasus pada 20 Mei 2020. Angka tersebut terus bertambah pada hari-hari berikutnya, rata-rata mencapai 186 kasus per hari (Anissa Mutia, 2021). Dilansir dari murianews.com pada minggu (21/6/2021) Kabupaten Kudus mencatatkan kasus aktif tertinggi Covid-19 dengan menyentuh angka 2.094 kasus aktif, sembuh sebanyak 9.137, meninggal 999.

Kasus aktif yang tinggi dikarenakan cara penyebaran virus Covid-19 yang sangat mudah. Penyebaran Covid-19 dapat terjadi dengan droplet/cairan yang keluar dari mulut/hidung manusia. Antisipasi penyebaran Covid-19 dilakukan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Salah satunya adalah penggunaan hand sanitizer dan mencuci tangan. Penggunaan hand sanitizer di tempat umum memungkinkan kontak fisik antar penggunanya (Budiana,2020). Oleh sebab itu diperlukan sebuah alat untuk menghindari kontak fisik secara langsung antar pengguna hand sanitizer yaitu alat hand sanitizer otomatis dengan sistem injak dimana fungsinya untuk mengurangi risiko penularan Covid-19 dan sebagai bentuk pemutus rantai penyebaran Covid-19 supaya kasus aktif tidak terus bertambah. Terutama pada daerah pedesaan yang mana masih membutuhkan perhatian lebih karena banyaknya masyarakat yang abai.

Sosialisasi Dan Penyerahan Alat Hand Sanitizer Sistem Injak Kepada Ketua RT

                                                                                                    (Sumber : Penulis)

“Terimakasih banyak mas, alat ini sungguh bermanfaat bagi warga sekitar karena masih kurangnya fasilitas umum yang berkaitan dengan pencegahaan Virus COVID-19 Semoga warga bisa mempergunakan alat ini sesuai kebutuhannya” Ujar Heru Triantono Ketua RT01 RW07 Desa Rendeng

 Penempatan Alat Hand Sanitizer Sistem Injak Di Masjid AT-TAQWA

(Sumber : Penulis)

“Ada baiknya alatnya diletakkan ditempat keramaian seperti tempat ibadah atau tempat makan, dikarenakan Masjid AT-TAQWA ini menjadi pusat  keramaian warga karena antusiasme dalam beribadah ke Masjid untuk itu alat saya rasa akan sangat bermanfaat untuk memutus rantai penularan COVID-19” Saran dari Ketua RT01 RW07 Desa Rendeng

Diharapkan setelah pelaksanaan program sosialisasi alat hand sanitizer sistem injak dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam pencegahan rantai penularan Covid-19, dan masyarakat diharapkan dapat membiasakan diri dengan penggunaan hand sanitizer sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19

Penulis : Febri Fitriananto – Fakultas Ekonomika Dan Bisnis – Akuntansi

DPL    : Mahendra Pudji Utama, S.S., M.Hum.