Edukasi Strategi Coping Stress di Kala Pandemi

Semarang (04/08) – Pandemi yang terjadi saat ini telah merugikan berbagai pihak dan berbagai kalangan. Dari pemerintahan hingga masyarakat luas baik itu tua maupun muda. Masyarakat saat ini menjadi cemas terhadap keberlangsungan hidupnya. Segala aktivitas yang kita lakukan yang tidak mendesak sebisa mungkin untuk tidak dilakukan dan kita diharuskan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Tentunya hal tersebut mempengaruhi interaksi di masyarakat yang sebelumnya bersifat langsung, sedangkan pada masa pandemi ini dibutuhkannya adaptasi seperti melakukan interaksi dari rumah masing-masing dengan memanfaatkan teknologi. Selain itu, pandemi ini merubah keadaan ekonomi sebagian masyarakat, artinya banyak masyarakat yang terpaksa harus di PHK dari pekerjaanya, sehingga dapat menimbulkan kecemasan dan stres bagi masyarakat yang terdampak.

Pandemi ini tidak hanya berpengaruh terhadap fisik individu saja, melainkan berpengaruh juga terhadap kondisi kesehatan jiwa. Adaptasi terhadap perubahan yang terjadi dalam menjalani aktivitas keseharian “yang baru” bukan merupakan hal yang mudah. Apabila kita tidak dapat berdaptasi dengan baik maka dapat menimbulkan stress. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh SurveyMETER pada tahun 2020 menunjukan hasil bahwa tingkat kecemasan dan depresi yang dialami oleh penduduk Indonesia selama masa pandemic ini tergolong tinggi, yaitu sekitar 55% mengalami gangguan kecemasan dan juga sekitar 58% masyarakat mengalami gangguan depresi. Penduduk yang rentan mengalami kecemasan dan depresi adalah perempuan, penduduk usia muda (20-30 tahun), penduduk dengan pendidikan rendah, SMA atau kurang, penduduk yang mengalami PHK/dirumahkan/menganggur dan atau penurunan pendapatan dan penduduk yang berlokasi di wilayah dengan kasus COVID-19 tinggi.

Oleh sebab itu, program kedua yang dijalankan oleh penulis adalah pemberian booklet secara online melalui grup WA Rw 02 Kelurahan Kramas dan juga menjelaskanya kepada beberapa warga secara offline. Pemberian booklet ini dinilai penting karena dapat dijadikan sebagai panduan bagi masyarakat sekitar mengenai apa yang harus dilakukan ketika sedang mengalami kecemasan dan stres dikala pandemi ini. Selain itu, dengan pemberian edukasi melalui booklet ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekitar mengenai pentingya kesehatan psikologis dan dapat menjaga kondisi mentalnya tetap sehat dikala masa pandemi ini, khususnya bagi masyarakat yang terdampak oleh pandemi Covid-19. Alhamdulillah, ketika penulis menjelaskan edukasi ini kepada warga sekitar, warga sekitar memberikan respon positif dan mendengarkan penjelasan dengan seksama. Diharapkan program ini dapat bermanfaat bagi warga sekitar, khususnya warga rw 02, Kelurahan Kramas sehingga mampu melewati masa pandemi dengan kondisi mental yang tetap sehat dan bahagia.

Edukasi strategi coping stress dikala pandemi
Edukasi strategi coping stress dikala pandemi
Booklet Strategi Mengatasi Kecemasan dan Stress Dikala Pandemi

Penulis : Ryan Nailufar Febriantama (15000118140205)

DPL : Mas’ut, S.Ag., M.Ag., M.H.

KKN TIM 2 Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang