Sokong Digitalisasi Bisnis, Mahasiswi KKN Undip Bantu Kenalkan Fintech Lending Sebagai Alternatif Permodalan UMKM di Masa Pandemi

Kegiatan Edukasi dan Pengenalan Fintech Lending Kepada Para Pelaku UMKM Kel. Rowosari, Kec. Tembalang, Kota Semarang

Semarang (1/8). Pandemi Covid-19 membawa dampak yang cukup besar di berbagai sektor kehidupan, salah satunya sektor ekonomi. Hal tersebut dirasakan pula oleh para pelaku UMKM Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, yang mana pandemi Covid-19 tersebut memberikan beberapa dampak, yakni dampak permodalan macet, pemasaran yang kurang memadai, dan omset penjualan yang menurun. Dalam merespon permasalahan tersebut, mahasiswi Ekonomi Islam KKN Tim II Undip, Amanda Naura Rasyda, melakukan koordinasi dengan Ketua UMKM Kelurahan Rowosari dan siap membantu mengatasi permasalahan permodalan yang macet dengan mengenalkan fintech lending sebagai alternatif permodalan UMKM di masa pandemi.  

Kegiatan edukasi dan pengenalan fintech lending tersebut dilaksanakan pada hari Minggu, 1 Agustus 2021 dan dibagi menjadi 2 sesi yakni sesi pagi dan sesi sore. Kegiatan sesi pagi dilaksanakan di kediaman Bapak Nurul Yakin selaku Ketua UMKM Kel. Rowosari, sedangkan kegiatan sesi sore dilaksanakan di kediaman Bapak Nurul Fawwas selaku Ketua RW 03. Edukasi tersebut dihadiri oleh 10 pelaku usaha yang merupakan perwakilan dari 259 UMKM di Kelurahan Rowosari. Meskipun edukasi tersebut dilaksanakan secara luring, tetapi mahasiswi KKN dan peserta edukasi tetap memperhatikan protokol kesehatan dan aturan PPKM yang berlaku seperti mengenakan double masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Para Pelaku UMKM Antusias dalam Mengikuti Edukasi dan Pengenalan Fintech Lending

Kegiatan edukasi ini dilakukan dengan menjelaskan dan mengenalkan fintech lending dengan sarana presentasi power point dan pemutaran video singkat. Untuk menambah pemahaman para pelaku usaha, maka diadakan tanya jawab di akhir sesi kegiatan. Dalam sesi tanya jawab tersebut, para pelaku usaha tampak antusias, terlihat dari aktifnya partisipasi tanya-jawab, dan juga gagasan kritis yang mereka sampaikan. “Bagi saya, fintech lending ini suatu hal yang baru, bahkan saya aja baru dengar sekarang. Tapi, setelah dapat penjelasan dari mahasiswi KKN ini, saya menjadi tahu dan cukup tertarik dengan fintech lending ini”, Ungkap Bapak Nurul Yakin selaku Ketua UMKM Kel. Rowosari sekaligus peserta edukasi.

Melalui program kerja ini, diharapkan para pelaku UMKM Kelurahan Rowosari dapat mengenal fitur permodalan baru berbasis teknologi internet, dan dapat dijadikan alternatif permodalan mereka di masa pandemi saat ini.

Penulis Reportase : Amanda Naura Rasyda – Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Editor : Hendrik A.S.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *