Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Suplemen dari Bahan Hayati Laut

Banyumanik, Semarang (24/7) – Pandemi Covid-19 saat ini mengharuskan masyarakat untuk menjalankan hidup sehat, dimulai dari konsumsi makanan yang bergizi, olahraga rutin dan istirahat cukup. Selain itu, konsumsi suplemen juga tak kalah pentingnya. Konsumsi suplemen dapat meningkatkan daya tahan tubuh tetap kuat agar tidak mudah jatuh sakit di masa pandemi seperti sekarang. Suplemen akan mendukung pertumbuhan dan aktivitas sel-sel imun dan memproduksi antibodi untuk memerangi zat asing penyebab penyakit.

Suplemen spirulina (Sumber: dream.co.id)

Banyak sekali jenis suplemen makanan yang dapat ditemukan di pasaran. Tetapi masih banyak orang yang tidak mengenal suplemen makanan yang berasal dari bahan hayati laut seperti spirulina (dari mikroalga) dan jelly gamat (dari teripang). Suplemen tersebut memiliki manfaat yang tak kalah baik dibandingkan suplemen lainnya. Bergerak dari latar belakang tersebut, Dinda Ayuniar Zanjabila (21), mahasiswa KKN dari departemen Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, mengenalkan suplemen dari bahan hayati laut kepada warga RW 03 Kelurahan Srondol Wetan melalui grup Whatsapp. Selain itu, juga dibagikan suplemen spirulina kepada beberapa warga.

Pembagian suplemen spirulina di wilayah RW 03 Kelurahan Srondol Wetan

Mungkin beberapa orang mengenal spirulina sebagai masker untuk kecantikan wajah. Tetapi sebenarnya spirulina memiliki manfaat yang sangat beragam. Spirulina (mikroalga) merupakan tanaman ganggang berwarna hijau-kebiruan yang hidup di air laut. Spirulina sering sekali disebut sebagai superfood, karena memiliki nutrisi yang lengkap dan kandungan protein yang cukup tinggi. Selain itu, spirulina memiliki beberapa manfaat seperti memperkuat sistem imun, menjaga kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah tinggi (Alodokter).

Poster infografis yang dibagikan kepada warga

Selain mengenalkan suplemen bahan hayati laut, mahasiswa KKN juga memberikan tips konsumsi suplemen spirulina ini dengan cara mencampurkannya dengan bahan lain. Mungkin beberapa anak masih belum bisa menelan pil suplemen, smoothies spirulina bisa dijadikan alternatif. Smoothies spirulina didapatkan dari 3 bahan yaitu pisang, yoghurt/susu dan bubuk spirulina yang diblender bersamaan. Voila, smoothies spirulina sudah dapat dinikmati, tentunya tidak mengurangi kandungan nutrisi dari spirulina tersebut.

Diharapkan dari sosialisasi ini, masyarakat bisa lebih mengenal banyak jenis suplemen dan tentunya mengetahui potensi bahan hayati laut. Karena masih banyak bahan hayati laut yang bermanfaat namun belum banyak diketahui oleh masyarakat.

  • Nama: Dinda Ayuniar Zanjabila
  • Lokasi: Kelurahan Srondol Wetan
  • DPL: Dr.Ir. Baginda Iskandar M. T., M.Si., IPM