MAHASISWA KKN INGATKAN JANGAN LUPA KELOLA MASKER SETELAH DIGUNAKAN

Bendan Ngisor, RW 01 (2021) Minggu ke IV diisi dengan sosialisasi program mendukung SDGs yaitu pengomposan skala rumahan oleh Felicia Melinda Setiawan (21) pada tanngal 26 Juli 2021. Sosialisasi ini dilakukan secara online dengan memberikan video tentang bagaimana cara mengelola sampah masker secara benar sesuai ketentuan yang diberikan oleh pemerintah. Naiknya kasus Covid-19 saat ini tentunya menimbulkan keresahan di masyarakat maka dari itu upaya perlindungan harus dilakukan di segala sector. Mulai dari awal melakukan protocol Kesehatan, mengurangi mobilitas, melakukan pengecekan atau tes covid-19 secara berkala, hingga pengelolaan sampah yang dihasilkan seperti masker sekali pakai.

Masker sekali pakai ini dinilai cukup berbahaya dan masuk dalam kategori limbah B3 karena sifatnya yang infeksius. Infeksius adalah kondisi di mana sampah dalam hal ini mudah menyebarkan vektor penyakit. Penyebarannya dapat secara langsung yaitu secara tidak sengaja menyentuh sampah masker yang telah digunakan oleh pengguna yang sedang aktif terinfeksi virus Covid-19. Akibatnya dapat membahayakan orang di sekitar kita seperti anak- anak yang belum paham mengenai bahaya penyakit Covid-19. Terlebih varian delta dapat menginfeksi segala usia.

Berdasarkan konsultasi dengan lurah setempat, program sosialisasi ini dapat dilaksanakan karena merupakan salah satu hal yang penting untuk disebarkan di masyarakat untuk mengurangi potensi penyebaran penyakit. Kegiatan ini akhirnya penulis sosialisasikan di forum ibu- ibu PKK RW 01 Kelurahan Bendan Ngisor dengan harapan dapat mulai diterapkan untuk mencegah penularan lewat masker. Caranya sangat mudah yaitu dengan menyiapkan wadah sampah terpisah, kemudian masker yang sudah selesai digunakan dapat di semprot dengan desinfektan dan dipotong agar tidak digunakan kembali. Tidak lupa, kantong terpisah ini diberikan label infeksius untuk menandai agar tidak dicampur dengan sampah lain.