Perekonomian Masyarakat Terganggu, Penting Ada Edukasi Manajemen Keuangan Keluarga di Masa Pandemi

Kabupaten Bogor (04/08) – Tidak dapat dipungkiri, pandemi Covid-19 ini memberikan dampak terhadap seluruh aspek kehidupan masyarakat, khususnya perekonomian Indonesia. Banyak masyarakat yang akhirnya mengalami pengurangan gaji, dirumahkan, bahkan di-PHK dari tempat bekerja. Usaha kecil dan mikro juga mengalami penurunan omset. Bahkan banyak warung yang tutup. Pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat berbagai aktivitas masyarakat dibatasi, termasuk kegiatan pariwisata, pendidikan dan sebagainya. 

Bagi masyarakat kecil yang hidup di pedesaan, manajemen keuangan bisa jadi bukan merupakan kebutuhan yang tidak mendesak. Namun, dalam era pandemi, masyarakat kecil mau tidak mau harus bisa mengelola keuangannya. Perlu ada edukasi dan sosialisasi terkait pengelolaan keuangan untuk masyarakat kecil di pedesaan. 

Terkait hal ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Tim II periode 2021 menjadikan permasalahan ini sebagai latar belakang program kegiatan yang berjudul ‘Edukasi mengenai Manajemen Keuangan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19 dalam Bentuk Visualisasi Flyer’. Kegiatan ini diselenggarakan di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor dari tanggal 14 – 20 Juli 2021 dengan menjadikan masyarakat setempat sebagai target program, khususnya yang telah melakukan vaksinasi dan memiliki usaha kecil.

Desain flyer manajemen keuangan yang dibagikan kepada masyarakat Bojong Koneng.

Bentuk visualisasi flyer ini merupakan salah satu media yang efektif dalam proses edukasi di era pandemi ini. Selain menghindari proses tatap muka yang berpotensi penularan Covid-19, juga dengan flyer ini masyarakat tidak butuh waktu lama untuk membacanya. Dengan flyer, masyarakat juga akan lebih mudah mencerna pesan dan informasi terkait pengelolaan keuangan ini.

200 flyer dibagikan dan dikemas dalam goodie bag yang berisi: hand sanitizer, vitamin, masker, dan kayu putih. Hal ini dilakukan dengan upaya ikutserta melakukan edukasi dan persuasi untuk terus melakukan protokol kesehatan 5M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menjauhi kerumunan. 

Isi goodie bag yang dibagikan kepada 200 masyarakat Desa Bojong Koneng.

Dalam pelaksanaannya, pembagian goodie bag ini dibantu oleh Satgas Covid-19 yang sedang bertugas di tempat vaksinasi Desa Bojong Koneng, dikarenakan adanya pembatasan jumlah orang. Selain membagian flyer visualisasi manamejen keuangan keluarga, juga dilakukan pemaparan materi secara personal kepada beberapa pelaku usaha kecil.

Penyerahan goodie bag kepada Satgas Covid-19.

Saiful, salah satu warga Bojong Koneng, menyatakan program kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk memahami pentingnya mengelola keuangan di masa pandemi. Walaupun program kegiatan ini tidak dapat melibatkan jumlah masyarakat yang masif dikarenakan adanya PPKM, akan tetapi program kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan manfaat bagi sejumlah masyarakat Desa Bojong Koneng.

Penulis : Hilya Ramadhania Siyauqi M (12010117190220/FEB Manajemen)

DPL : Solikhin S.Si., M.Sc.