Literasi Panduan Pembuatan Laporan Keuangan bagi Para Pelaku UMKM

Dalam perekonomian Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM adalah kelompok usaha yang memiliki jumlah paling besar. Maka itu, sudah menjadi keharusan untuk melakukan penguatan kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang melibatkan banyak kelompok. Penjelasan tentang pengertian UMKM adalah usaha perdagangan yang dikelola oleh badan usaha atau perorangan yang merujuk pada usaha ekonomi produktif sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008

Pada 2016, tercatat ada 61,7 juta UMKM di Indonesia. Jumlahnya terus meningkat, pada 2017, jumlah UMKM mencapai 62,9 juta dan pada 2018, jumlah UMKM mencapai 64,2 Juta. Diprediksikan bahwa pada tahun 2019, 2020 hingga 2021 jumlahnya terus meningkat. UMKM memiliki potensi yang cukup besar dalam mendorong perekonomian indonesia. Akan sangat disayangkan apabila potensi ini tidak dimaksimalkan. Usaha Kecil Menengah (UKM) berperan besar mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Demi menjaga keberlanjutan ekonomi, pengusaha kecil dan menengah seharusnya memiliki keahlian mumpuni dalam mengelola laporan keuangan bisnisnya.

RW IX Kelurahan gajahmungkur terkenal dengan Desa tematik jajanan pasar di lokasi ini atau di tempat ini terdapat 2 UMKM yang Identik yaitu Bakpia dan wingko. Laporan keuangan menjadi bentuk pertanggungjawaban UMKM yang mencatat segala informasi keuangan terkait dengan usahanya yang dapat menggambarkan kinerja UMKM tersebut pada suatu periode.  laporan keuangan  berguna untuk dasar pengambilan keputusan bisnis pelaku usaha.  laporan keuangan bagi UMKM adalah menggunakan SAK EMKM (standar akuntansi keuangan entitas mikro kecil dan menengah).

Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat yang berlokasi di RW 9 Kelurahan Gajahmungkur mahasiswa Universitas Diponegoro melakukan sosialisasi terkait dengan  pembuatan laporan keuangan. Selain itu, setiap pelaku UMKM diberikan buku panduan pembuatan laporan keuangan. Sosialisasi ini dihadiri oleh para pelaku UMKM, Ibu PKK dan ketua RW setempat. Diharapkan dengan adanya sosialisasi pembuatan laporan keuangan ini para pelaku UMKM dapat mengetahui bagaimana perkembangan usahanya secara riil  dan dengan diterbitkannya laporan keuangan dapat memudahkan para pelaku UMKM untuk mengakses kredit dari sebuah Bank sehingga berpengaruh terhadap perkembangan usahanya. 

Indri Rahmawati – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (2018)

Dosen Pembimbing : Dr. Ir Martini., M.Kes

Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang 

KKN TIM II Periode 2020/2021