MADU COVID-19 SEBAGAI UPAYA SIAGA COVID-19 DESA CEPOKOMULYO

Kendal (8/8/2021). Berdasarkan pantuan melalui website www.corona.jatengprov.go.id, kasus covid-19 di provinsi jawa tengah tercatat 4.963 kasus  per tanggal 08 agustus 2021. Oleh karena itu, pemerintah masih mengeluarkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa Tengah. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan mengurangi penularan covid-19 di masyarakat.  

Kebijakan PPKM mewajibkan masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang sifatnya berkumpul dan kerumunan. Hal ini sangat mempengaruhi kegiatan di masyarakat, termasuk kegiatan Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro (UNDIP) yang dilaksanakan di desa cepokomulyo, kecamatan gemuh, kabupaten kendal. Oleh karena itu, untuk mencegah kerumunan tetapi dapat menjangkau masyarakat luas, pelaksanaan kegiatan KKN ini dilakukan via daring bekerjasama dengan Kelompok PKK Desa Cepokomulyo.

Kegiatan KKN UNDIP mengusung Tema “Sinergi Perguruan Tinggi Dengan Masyarakat Di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) Melalui Kegiatan KKN” Mahasiswa KKN UNDIP berupaya mengurangi penyebaran covid-19 dengan membuat MADU Covid-19. MADU Covid-19 merupakan Media Edukasi Covid-19 yang berbentuk infografis yang menarik seputar covid-19.

Berdasarkan kondisi masyarakat Desa Cepokomulyo yang masih minim pengetahuan dan edukasi tentang covid-19, sehingga banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. Oleh karena itu, MADU (Media Edukasi) Covid-19 sangat membantu masyarakat untuk memahami situasi covid-19. MADU Covid-19 dibuat dengan 6 judul yaitu :

1. 9 Jurus Sakti Lawan Covid-19

2. Isoman? Jangan Berbagi dengan Keluarga

3. Yuk Bijak Kelola Limbah Masker

4. Tips Cuci Masker Kain

5. Cara Cek Sertifikat Vaksin

6. Yuk Peduli Tetangga

MADU Covid-19 di berikan setiap hari selama 6 hari melalui platform Whatsapp Grup PKK Desa Cepokomulyo. Dengan memberikan edukasi melalui media infografis dan membagikannya via online, informasi dapat dijangkau oleh masyarakat luas tanpa menimbulkan kerumunan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran covid-19 di masyarakat. Anggota PKK desa sangat mendukung program ini, dengan membagikan infografis melalui story whatsapp masing-masing anggota PKK sehingga lebih banyak orang yang mengetahui informasi MADU Covid-19.

MADU Covid-19 memiliki dampak positif terhadap perilaku masyarakat Desa Cepokomulyo. Kini masyarakat sudah banyak yang menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah. Selain itu, sudah tidak adanya kasus Covid-19 di desa cepokomulyo menunjukan perubahan perilaku masayarakat yang lebih siaga dan waspada terhadap Covid-19.

Penulis : Arifatulumanah (Departemen Perikanan Tangkap, FPIK, UNDIP)

DPL : Ir. Bambang Sulistiyanti, M.Agr.Sc., Ph.D., IPU

kknundip2021_a

Mohon untuk tidak mengganti nama akun karena merupakan akun bersama. Sekian dan terima kasih.