COVID-19 MENYERANG!! Mahasiswa UNDIP Edukasi Prokes dan Isoman Warga Purwoyoso

Semarang (2/8/2021) – Kasus positif Covid-19 di Indonesia khususnya di Kota Semarang masih cukup tinggi. Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, terdapat 757 kasus aktif per tanggal 7 Agustus 2021. Tingkat penularan yang cukup tinggi ini disebabkan oleh banyak hal. Namun, salah satu hal yang kurang disadari oleh masyarakat ialah penularan melalui benda mati yang kita gunakan sehari-hari, seperti telepon genggam, gagang pintu, meja dan lain sebagainya.

Benda-benda tersebut dapat terkontaminasi oleh droplet atau percikan dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi Covid-19. Orang kemudian dapat terinfeksi dengan memegang benda tersebut kemudian menyentuh mata, hidung atau mulut.Menurut penelitian, virus Covid-19 dapat bertahan pada benda mati selama berjam-jam hingga berhari-hari. Hal tersebut apabila tidak diperhatikan akan berdampak pada tingkat penularan yang cukup tinggi.

Dinar Wahyu Hidayat, salah satu mahasiswa UNDIP melalui program KKN TIM II tahun 2021 membuat Modul Kiat Pencegahan Covid-19 untuk warga RT 04 RW XIV Kelurahan Purwoyoso Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang secara door to door ke rumah warga. Modul ini menjelaskan tentang Covid-19, termasuk penularan dan pencegahannya. Selain itu, modul tersebut memberikan penjelasan tentang tata cara isoman dan obat-obatan yang dapat dikonsumsi selama isoman. Modul tersebut juga dapat diakses secara online melalui link yang tertera pada modul tersebut.

Program ini telah terlaksana dan mendapat apresiasi yang baik oleh Ketua RT selaku salah satu perangkat Desa dan berharap dapat bermanfaat untuk masyarakat  Pada pelaksanaannya berhasil dibuat sejumlah 27 modul untuk dibagikan ke warga.

Penulis : Dinar Wahyu Hidayat (Teknik Sipil – FT)

Dosen Pembimbing Lapangan : Romadhon, S.Pi., M. Biotech (FPIK)