Atasi Stres Saat Pandemi, Mahasiswa KKN Undip Berikan Pelatihan Manajemen Stres pada Orangtua Siswa

Palon, Blora (09/08/21) Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah pandemi Covid-19. Untuk menghindari meningkatnya angka penyebaran Covid-19, kegiatan KKN dilaksanakan di daerah asal masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol Kesehatan. KKN yang sedang berjalan sejak 30 Juni hingga 12 Agustus yang akan datang merupakan KKN Tim II Undip periode 2020/2021.

Dampak yang ditimbulkan dari pandemi Covid-19 sangatlah beragam dan tidak sedikit yang memiliki keterkaitan antara bidang kehidupan yang satu dengan lainnya. Salah satu contohnya adalah mengenai keberjalanan kegiatan pendidikan yang menggunakan sistem pembelajaran jarak jauh yang tidak hanya berdampak pada fisik namun juga dapat berdampak pada kesehatan mental pribadi yang bersangkutan. Pembelajaran jarak jauh dilakukan melalui online atau daring, sehingga guru tidak dapat melakukan pembelajaran tatap muka bersama siswa. Oleh sebab itu, orangtua dituntut untuk mampu melakukan pendampingan belajar kepada anak selama masa pembelajaran jarak jauh.

Setiap anak memiliki sifat yang berbeda-beda. Tidak sedikit orangtua yang mengalami kesulitan dalam melakukan pendampingan belajar dikarenakan anak sulit untuk memahami materi yang diberikan oleh guru. Akibatnya orangtua kerap kali memarahi anaknya ketika tidak segera mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru serta orangtua dapat mengalami stres akibat ketidaksanggupan dalam melakukan pendampingan belajar.

Permasalahan tersebut juga dijumpai pada orangtua yang sedang melakukan pendampingan belajar di Desa Palon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Dengan adanya permasalahan tersebut, Mahasiswa KKN Undip Tim II yaitu Aprilia Kusuma Putri yang berasal dari Fakultas Psikologi, memberikan pelatihan manajemen stres kepada orangtua yang sedang melakukan pendampingan belajar kepada anak.

“Iya mbak, yang pusing nggak cuma anaknya aja, tapi orangtuanya juga ikutan pusing”, ujar salah satu orangtua siswa.

Pelatihan Manajemen Stres

Akibat adanya pandemi Covid-19, pelatihan manajemen stres dilakukan secara door to door namun tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan cara menjaga jarak. Pelatihan dilakukan dengan cara memberikan leaflet kemudian memberikan penjelasan kepada orangtua sebagai pendamping belajar bahwa manajamen stres dapat dilakukan dengan cara relaksasi secara fisik maupun psikis dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Manajemen stres yang lebih ditekankan disini adalah dengan cara relaksasi secara psikis, yaitu dengan meditasi, autogenic suggestion, imagery, dan relaxing self talk.

Dengan adanya pelatihan manajemen stres, diharapkan dapat membantu orangtua siswa agar lebih siap dalam menghadapi tantangan dalam melakukan pendampingan belajar kepada anak. Selain itu dapat membuat orangtua mampu mengontrol emosi agar tidak mudah marah kepada anak.

Mahasiswa : Aprilia Kusuma Putri

DPL : Prof. Dr. Meiny Suzery, MS.