Jangan Dibuang! Ternyata Limbah Cangkang Telur Bisa Disulap Jadi Pupuk Organik Cair loh

Semarang (01/08) – Universitas Diponegoro melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) TIM II Periode 2020-2021. KKN kali ini mngusung tema yaitu,”Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis Pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)”.

Warga RT 05 & RT 06 / RW 01 Kelurahan Tinjomoyo berjumlah sekitar 90 KK menempati wilayah dengan luas kurang lebih 1200 M2. Permasalahan lingkungan yang dikeluhkan warga antara tanah atau lahan kosong yang mereka miliki kurang bagus untuk ditanami tanaman sayur dan buah-buahan. Selain itu, banyak warga yang menanam umbi-umbian namun hasil panen yang diperoleh kurang optimal. Masalah lain yang sering ditemukan antara lain limbah rumah tangga seperti air cucian beras dan cangkang telur yang menjadi makanan pokok warga tidak dimanfaatkan lagi dan dibuang begitu saja menjadi sampah.

Berdasarkan permasalahan tersebut, mahasiswa KKN UNDIP memberikan pemanduan dan pemanfaatan limbah rumah tangga berupa air cucian beras dan cangkang telur menjadi pupuk organik cair (POC). POC merupakan jenis pupuk yang ramah lingkungan dan memiliki manfaat bagi tanaman antara lain yaitu, meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman pada masa awal pertumbuhannya sehingga tanaman memiliki organ vegetatif yang sudah matang.


Poster Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Cair.

Poster dibuat dengan mengedepankan informasi yang mudah dipahami dan menarik bagi masyarakat. Program kerja yang dilakukan antara lain penempelan poster dan sosialisasi melalui WhatsApp grup Warga.


Video Tutorial Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Rumah Tangga.

Pemanfaat limbah air cucian beras dan cangkang telur menjadi pupuk disambut baik oleh warga sekitar. Banyak warga yang merespon positif dan antusias ingin menerapkan dan membuat pupuk sendiri, tak sedikit pula warga yang ingin mencoba hasil dari pupuk yang sudah dibuat oleh mahasiswa sebagai contoh produk pupuk. Berdasarkan pernyataan ketua RT 05 Bapak Mulyadi menyatakan bahwa masyarakat disini memang membutuhkan pupuk, karena banyak masyarakat yang menanam sayur dan buah-buahan bukan hanya sekedar hobi tapi juga sebagai penghasilan sampingan. Selain itu menurut Ketua RT 06 Ibu Titi menyatakan juga, banyak warga yang menanam pohon pisang, cabai, terong dan singkong namun masih sering mengalami kematian saat masa pertumbuhan vegetatifnya. Dengan adanya pupuk organik cair ini, dapat meningkatkan produktivitas tanaman sehingga hasil yang diperoleh lebih optimal dan juga memberikan dorongan semangat bagi warga agar terus melakukan kegiatan bertanam di lahan yang mereka miliki.

Penulis : Muhammad Dwijunianto Wiraputra (Biologi 2018, FSM UNDIP)

DPL    : Ns. Muhamad Rofii., S.Kp., M.Kep.

kknundip2021_a

Mohon untuk tidak mengganti nama akun karena merupakan akun bersama. Sekian dan terima kasih.