Wow Panas! Mahasiswa KKN Undip Cegah Si Jago Merah Bersama Masyarakat

Pelaksanaan Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran serta Pembagian APAR Portable kepada Masyarakat Setempat

Desa Turunrejo, Kendal (2/8) – Kebakaran merupakan bencana yang sangat sering terjadi pada masyarakat terutama pada lingkungan yang padat penduduk. Bencana kebakaran juga dapat menyebabkan banyak kerugian mulai dari gangguan kesehatan, ekonomi, sosial, bahkan bisa sampai merengut korban jiwa. Sepanjang tahun 2018 – 2021 telah terjadi kasus kebakaran rumah dan gedung sebanyak 52 kasus di Kabupaten Kendal berdasarkan data yang tercatat oleh BPBD Kabupaten Kendal. Bencana kebakaran ini tidak dapat diprediksi kapan datangnya dan dapat disebabkan oleh faktor kelalaian manusia maupun faktor alam.

Seperti halnya kondisi pada masyarakat Desa Turunrejo yang masih lalai dengan hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran seperti, lupa mematikan obat nyamuk bakar, kesalahan pemasangan tabung gas, serta tidak memotong ranting pohon yang menyentuh kabel tiang listrik. Menurut penjelasan dari Sekretaris RT, masyarakat disana juga belum begitu paham mengenai pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran dengan tepat.

Mahasiswa KKN Undip Berfoto bersama Masyarakat Setelah Melaksanakan Program Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran

Berdasarkan permasalahan tersebut, Reyhan Thareq mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro tahun 2021 berinisiasi untuk memberikan Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran kepada masyarakat Desa Turunrejo pada (1/8). Pemberian edukasi ini memiliki tujuan agar masyarakat Desa Turunrejo dapat mengetahui dan menerapkan bagaimana cara mencegah kebakaran dan langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran. Reyhan memberikan edukasi kepada 7 orang masyarakat Desa Turunrejo secara langsung, mulai dari menjelaskan faktor-faktor pemicu terjadinya kebakaran rumah sampai menjelaskan cara memadamkan kebakaran kecil secara tradisional dengan menggunakan handuk basah dan secara modern dengan menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) portable. Tak lupa Reyhan juga memberikan informasi kepada masyarakat mengenai nomor darurat pemadam kebakaran, sehingga apabila terjadi kebakaran besar masyarakat bisa langsung menghubungi nomor tersebut.

Sangat terlihat jelas antusiasme masyarakat Desa Turunrejo dalam mendengarkan edukasi yang diberikan. Di akhir kegiatan, beberapa APAR (Alat Pemadam Api Ringan) portable dibagikan kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan sebagai salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran. Penempelan pamflet infografis “Tips Mencegah Terjadinya Kebakaran Rumah” juga dilakukan di beberapa titik strategis di Desa Turunrejo agar masyarakat dapat dengan mudah melihat dan memahaminya.

Pamflet Infografis “Tips Mencegah Terjadinya Kebakaran Rumah”
Penempelan Pamflet Infografis Pencegahan Kebakaran Rumah di Beberapa Titik Strategis di Desa Turunrejo oleh Mahasiswa KKN Undip

Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan program oleh 7 orang masyarakat Desa Turunrejo yang mengikuti kegiatan edukasi, sebanyak 4 orang menjadi sangat bisa dan 3 orang lainnya menjadi cukup bisa untuk mengetahui serta menerapkan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran dengan tepat. Dengan adanya program ini, Reyhan berharap bahwa pemahaman masyarakat Desa Turunrejo mengenai pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran dapat bertambah sehingga dapat meminimalisir terjadinya bencana kebakaran serta mengurangi kerugian yang didapat apabila terjadi bencana kebakaran.

Penulis: Reyhan Thareq Syaflian (S1-Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro)

Dosen Pembimbing Lapangan: Ir. Bambang Sulistiyanto, M.Agr.Sc., Ph.D., IPU

kknundip2021_a

Mohon untuk tidak mengganti nama akun karena merupakan akun bersama. Sekian dan terima kasih.