PUTUS RANTAI PENYEBARAN COVID-19, MAHASISWA UNDIP BIMBING WARGA DALAM PENGGUNAAN MASKER GANDA DAN PENTINGNYA SANITASI

Kalasan (9/8) – Varian Delta membuat kasus COVID-19 di sejumlah negara di Asia termasuk Indonesia. Varian baru ini membuat penyebaran di daerah-daerah Indonesia secara cepat dan merata. Dengan adanya peningkatan pola penyebaran COVID-19, diperlukan juga peningkatan upaya dalam mencegahnya. Pada desa Ngajeg Tanjungan RT7 RW26 Kelurahan Tirtomartani Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman, terdapat 23 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 selama Maret-Juli 2021. Hal ini membuat mahasiswa KKN Tim 2 Universitas Diponegoro mengadakan edukasi mengenai penggunaan masker yang perlu ditingkatkan yaitu menggunakan masker ganda.

Pada 6 April 2021, Centers of Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan mengenai penggunaan masker yang baik dan benar dan sanitasi tangan. Hal-hal seperti penggunaan masker sekali pakai dan jenisnya, serta penggunaan masker kain hingga kombinasi hingga persentase penularan COVID-19 dari berbagai cara penggunaan masker dijelaskan secara rinci. Dengan dilakukannya penelitian tersebut, penggunaan masker ganda yaitu dengan masker sekali pakai yang dibuat simpul didalamnya serta penggunaan masker kain tiga lapis diluarnya ampuh mencegah COVID-19 hingga 85,4%. Selain itu, ahli dari CDC juga merekomendasikan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dibandingkan menggunakan hand sanitizer dalam menghilangkan kuman. Dengan adanya informasi ini, mahasiswa KKN Tim 2 Universitas Diponegoro melakukan edukasi mengenai penggunaan masker ganda dan mencuci tangan yang baik dan benar pada warga desa Ngajeg Tanjungan RT7 RW26 Kelurahan Tirtomartani Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman.

Edukasi diberikan kepada warga dusun Ngajeg Tanjungan secara rumah ke rumah dikarenakan masih banyak orang berkumpul di depan mereka masing-masing. Selain itu, edukasi diberikan kepada warga yang masih berkumpul di tempat umum. Warga yang di edukasi akan diberikan informasi singkat mengenai COVID-19, edukasi mengenai masker ganda dan cuci tangan, serta diberikan masker kain, masker bedah, sabun cuci tangan cair. Banyak warga yang antusias dalam kegiatan tersebut, walau masih banyak warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Penulis: Aviandika Yanuardi

Dosen Pembimbing: dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si, Med, Ph.D