Terjadi Penurunan Permintaan, Mahasiswa KKN Undip Mengajarkan Digital Marketing Pada Pelaku UMKM

Kartika Jaya, Patebon, Kendal (2/8/2021) – Mudahnya penyebaran Covid-19 menyebabkan pemerintah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang ditujukan untuk membatasi kegiatan masyarakat, sehingga harapannya angka kasus Covid-19 dapat ditekan. Kebijakan ini berlaku di wilayah Jawa-Bali, termasuk di Kabupaten Kendal, khususnya di Desa Kartika Jaya. Segala bentuk kegiatan masyarakat ditunda atau bahkan ditiadakan.

Tidak adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat memberikan dampak yang cukup besar bagi pelaku UMKM di Desa Kartika Jaya. Permintaan semakin menurun dan pemasaran yang sulit menjadi masalah utama selama PPKM diberlakukan.

“Saat ini kami hanya melakukan produksi saat ada pesanan masuk saja, biasanya jika ada kegiatan maka ada pesanan masuk. Karena saat ini ada peraturan PPKM jadi tidak ada pesanan, sebenarnya kami ingin memasarkan lewat media sosial, tapi belum paham bagaimana caranya” tutur salah satu pelaku UMKM yang beroperasi di Desa Kartika Jaya saat ditemui di rumah produksinya yang sedang sepi karyawan.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Undip di Desa Kartika Jaya tergerak untuk membuat program digitalisasi UMKM yang dapat digunakan sebagai pedoman untuk melakukan pemasaran secara daring. Program ini dibuat dalam bentuk booklet yang berjudul “Digitalisasi UMKM Melalui Digital Marketing”, berisi informasi mengenai digitalisasi, manfaatnya, cara penerapannya di media sosial dan e-commerce, serta strategi-strategi yang dapat dilakukan untuk pemasaran secara daring. Booklet ini dibagikan kepada para pelaku UMKM secara daring berupa softfile, dan dapat diakses dimana saja dan kapan saja melalui ponsel, laptop, tablet, maupun komputer. Adanya program ini diterima secara positif oleh para pelaku UMKM.

Pembagian booklet kepada pelaku UMKM Desa Kartika Jaya
Pembagian booklet kepada pelaku UMKM Desa Kartika Jaya

Harapannya, setelah booklet tersebut dibagikan, para pelaku UMKM dapat menerapkannya ke dalam metode pemasarannya sehingga produk-produk mereka dapat dikenal luas oleh masyarakat dan dapat meningkatkan permintaan serta penjualan produknya.

Selain booklet digitalisasi, terdapat pula booklet tentang evaluasi kelayakan usaha yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah suatu usaha sedang mengalami kemajuan atau kemunduran. Kedua booklet tersebut dapat diakses melalui barcode yang ada di halaman akhir.

Sampul booklet Digitalisasi UMKM Melalui Digital Marketing dan halaman akhir

Penulis : Zulvannisa Azzahwa – FEB Undip 2018

DPL : Dr. Agus Suherman, S.Pi., M.Si.

kknundip2021_a

Mohon untuk tidak mengganti nama akun karena merupakan akun bersama. Sekian dan terima kasih.