“Mahasiswa KKN Bagikan Apresiasi Starter Pack Covid-19 Dengan Empon-Empon”

Penulis : Sarah Azmil Umur

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) : Dr. Ir. Pinandoyo, M.Si

Lokasi KKN : RW 20/XX, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah

Meteseh, Tembalang – Selasa (27/07/2021) – Mahasiswa Tim II KKN dari Universitas Diponegoro akan memberikan sebuah apresiasi kepada masyarakat karena telah menerima dengan baik sosialisasi yang diberikan oleh Mahasiswa Tim II KKN. Hal ini dilakukan dengan tujuan bahwa mahasiswa berterimakasih kepada masyarakat karena telah memberikan waktu berharganya dan penerimaan yang baik dari Mahasiswa Tim II KKN pada Kelurahan Meteseh Rw 20 ini. Oleh karena itu, setelah melakukan pengumpulan barang-barang terkait “Starter Pack Covid-19”, Mahasiswa Tim II KKN akan melakukan pengemasan terhadap “Starter Pack Covid-19” untuk diberikan masyarakat dilengkapi dengan standar protokol kesehatan. 

Sumber : Dokumen Pribadi

Pengemasan juga dilakukan dengan memberikan kualitas yang baik dan tepat, hal ini dilakukan sebab salah satu barang-barang yang tergabung dalam SPC merupakan minuman herbal berbentuk kemasan. Sehingga, kualitas yang dimiliki dalam minuman herbal ini perlu untuk diperhatikan. Minuman herbal ini ialah Empon-Empon, minuman herbal ini merupakan ramuan minuman tradisional atau semacam jamu yang telah dikonsumsi sejak jaman dahulu yang terdiri dari beberapa komponen seperti jahe, kunyit, temulawak, dan rempah-rempah lainnya.

Sumber : Dokumen Pribadi

Agar mudah dalam proses penyeduhan, empon-empon diberikan dalam bentuk kering, hal ini dilakukan agar aroma maupun rasa yang diberikan sama dengan seperti bentuk asli dan jangka waktu penyimpanan dapat dikatakan jauh lebih panjang. Rasa yang didapatkan dengan mengkonsumsi minuman ini ialah rasa hangat di tenggorokan dengan campuran rasa manis dari gula batu. 

Pertimbangan Mahasiswa KKN II KKN dalam memilih Empon-Empon ialah sebab minuman ini sempat viral ketika salah satu pasien positif covid-19 yang berhasil sembuh. Walaupun memang belum teruji dengan fakta medis mengenai keberhasilannya untuk sembuh dari covid-19, namun yang menjadi point penting disini ialah bagaimana Empon-Empon mampu memberikan khasiat dalam meningkatkan imun disaat masyarakat sedang berjuang mempertahankan dan meningkatkan imun. Empon-Empon memang tampak mudah untuk diracik, padahal minuman ini tidak boleh sembarangan diracik sebab dikhawatirkan dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, sosialisasi mengenai Empon-Empon ini diperlukan.

Sumber: Dokumen Pribadi

Mahasiswa Tim II KKN Universitas Diponegoro juga melakukan program sosialisasi sesuai dengan tema yang diberikan yaitu “Sinergi Perguruan Tinggi dengan masyarakat di Masa Pandemi Covid-19 Berbasis Pada Tujuan Pembangunan (SDG’s), dimana mahasiswa Tim II KKN pada Kelurahan Meteseh Rw 20 ini akan melakukan sosialisasi secara tidak langsung melalui media platform whatsapp. Mahasiswa akan menyebarkan berbagai informasi yang bermanfaat dengan menggabungkan masyarakat dalam sebuah grup. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan masih diberlakukannya PPKM di Kota Semarang, sehingga mahasiswa tidak dapat melakukan sosialisasi secara langsung dengan masyarakat. Namun dengan pemberian informasi secara berkala dengan dilengkapi berbagai poster dan brosur diharapkan masyarakat mampu menerima informasi melalui sosialisasi ini dengan baik.