“Penduduk RW 20 Kelurahan Meteseh Akui Miliki UMKM Melimpah, Mahasiswa KKN Persembahkan Edukasi Tata Cara Gunakan Platform”

Penulis : Sarah Azmil Umur

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) : Dr. Ir. Pinandoyo, M.Si

Lokasi KKN : RW 20/XX, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah

Meteseh, Tembalang – Sabtu (07/08/2021) – Sebelum memulai sesuatu ada baiknya kita harus mengetahui terlebih dahulu apa yang akan kita tuju. Agar upaya yang dilakukan dapat sesuai dengan permasalahan atau keadaan yang ada di lapangan. Oleh karena itu, Mahasiswa KKN Tim II Undip wilayah Kelurahan Meteseh tepatnya di RW 20 melakukan survei ke seluruh wilayah RW 20. Namun, Mahasiswa juga melakukan survei dengan menemui beberapa orang yang mampu memberikan informasi yang akurat seperti Bu Tarno sebaga Bu Kader dan Pak Idham sebagai Ketua RW. Setelah melakukan kunjungan, dengan memberikan serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai potensi serta tugas kelurahan yang mengharuskan Mahasiswa KKN Tim II Undip khususnya wilayah Kelurahan Meteseh untuk melakukan survei mengenai kondisi jamban, jumlah rumah dan UMKM. Kesempatan ini kamu manfaatkan untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi UMKM yang ada di RW 20 Kelurahan Meteseh ini.

Sumber : Dokumen Pribadi

Setelah melakukan kunjungan dari Bu Kader dan Pak RW, diperoleh bahwa RW 20 Kelurahan Meteseh memiliki cukup banyak UMKM terutama dibidang catering dan makanan. Namun, akibat pandemic serta kebijakan PPKM oleh pemerintah menyebabkan banyak UMKM yang mengalami penurunan penghasilan. Memang, usaha ini bukanlah satu-satunya yang terkena dampak dari pandemi, namun dapat diakui UMKM ini yang memiliki dampak cukup besar. Dimana, acara-acara yang biasanya membutuhkan jasa catering semakin berkurang. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan Mahasiswa KKN Tim II Undip memutuskan untuk memberikan edukasi seputar UMKM. Edukasi yang akan kami bawa ialah platform digital, sebab masih banyak masyarakat yang kurang paham mengenai konsep platform digital bagi UMKM, terutama pada usaha rumahan.

Sumber : Dokumen Pribadi

Teknis yang dilakukan Mahasiswa KKN Tim II Undip dalam membagikan edukasi ini ialah dengan menempelkan poster ke setiap pos kampling yang ada di RW 20 berdasarkan rekomendasi dan izin dari Ketua RW 20 Kelurahan Meteseh. Penempelan Poster ini juga dilakukan bersamaan dengan penempelan poster mengenai COVID-19. Hal ini dilakukan agar ketika masyarakat RW 20 melakukan kunjungan ke Pos Kampling maka mereka akan secara tidak langsung teredukasi dengan 2 materi yaitu penggunaan platform digital dan COVID-19.

Sumber : Dokumen Pribadi

Kemudian, pada Minggu 08 agustus 2021, Mahasiswa KKN Tim II Undip wilayah Kelurahan Meteseh juga melakukan pembagian Starter Pack Covid-19 untuk masyarakat sekitar RW 20. Starter Pack Covid-19 ini berisi kebutuhan untuk menjaga diri dan memperkuat imun tubuh, dimana didalamnya terdapat empon-empon yang berupa jamu, susu, masker, hand sanitizer, dan brosur mengenai Covid-19.

Pertimbangan Mahasiswa KKN II KKN dalam memilih Empon-Empon ialah sebab minuman ini sempat viral ketika salah satu pasien positif covid-19 yang berhasil sembuh. Walaupun memang belum teruji dengan fakta medis mengenai keberhasilannya untuk sembuh dari covid-19, namun yang menjadi point penting disini ialah bagaimana Empon-Empon mampu memberikan khasiat dalam meningkatkan imun disaat masyarakat sedang berjuang mempertahankan dan meningkatkan imun. Empon-Empon memang tampak mudah untuk di racik, padahal minuman ini tidak boleh sembarangan di racik sebab dikhawatirkan dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, sosialisasi mengenai Empon-Empon ini diperlukan.

Sumber : Dokumen Pribadi