Mahasiswa KKN Tematik membantu mengoptimalkan pembukuan UMKM Lerak CV. Rena

Semarang, 04 September 2021

Oleh Atifa Alif Febryanti – S1 Administrasi Bisnis

Aplikasi Akuntansi UMKM yang digunakan sebagai sarana pencatatan pembukuan UMKM Lerak CV. Rena

KKN Tematik Undip 2021 kali ini memberikan kesempatan pada mahasiswa Undip untuk berinovasi secara luas untuk mengoptimalkan UMKM di wilayah Jawa Tengah, salah satunya dengan merangkul UMKM Lerak CV. Rena yang telah berdiri sekitar 5 tahun ini yang mana memproduksi produk olahan buah Lerak seperti deterjen batik, sabun, lerak cair, dan beberapa produk lainnya seperti Jus dan Keripik.

Pada pelaksanaan KKN Tematik Undip 2021, kali ini saya memiliki program KKN yang ingin diwujudkan yaitu “Pengoptimalan catatan transaksi pemasukan dan pengeluaran dalam pembukuan UMKM Lerak CV. Rena”. Program ini diangkat dikarenakan melihat dari pencatatan transaksi dalam pembukuan yang masih tidak paham akan penggunaan aplikasi Akutansi UMKM sehingga pemilik UMKM Lerak CV. Rena tidak bisa mengoperasikan dengan optimal.

Seperti ini pencatatan transaksi yang terjadi di bulan Maret 2021

Lokasi KKN Tematik Undip 2021 kali ini berada di Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Dalam proses perbaikan dibidang pencatatan transaksi, saya melaksanakan program tersebut dengan menerapkan ilmu dasar akuntansi yang mana telah saya pelajari dalam perkuliahan yang saya tempuh. Dengan penerapan ilmu dasar akuntansi tersebut, diharapkan saya dapat membantu pemilik UMKM Lerak CV. Rena dalam melakukan pencatatan transaksi ke dalam pembukuan akuntansi UMKM dan dapat mengajarkan kepada pemilik agar lebih mandiri dan optimal.

Sebelum membuat program KKN tersebut, mahasiswa melakukan survey terlebih dahulu untuk melihat permasalahan apa saja yang dapat dipecahkan melalui program yang akan dilaksanakan. Setelah melakukan survey, ternyata masih ada banyak yang perlu ditingkatkan mulai dari proses pengolahan lerak hingga pemasaran produk tersebut. “Untuk pencatatan transaksi dalam pembukuan, sebelumnya pernah dilakukan mbak. Tapi pada yang melakukan pencatatan transaksi tersebut sudah tidak bekerja di tempat saya, saya jadi keteteran dan tidak melakukan pencatatan lagi” tutur Ibu Rena sebagai pemilik UMKM Lerak CV. Rena