Belajar dari Petani Kopi Teladan Nasional : Kopi Robusta Asli Dusun Pondoh Siap Melegenda

Bapak Sukardi Bersama Koor Desa Tim KKN Tematik Undip 2021

SEMARANG(12/09) Desa Rejosari merupakan salah satu desa di wilayah administratif Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung dengan luas wilayah 325 ha dan ketinggian rata-rata 570 mdpl. Jika boleh mengibaratkan, Rejosari ibarat surga dunia. Betapa tidak, beragam potensi SDA hadir didalamnya diantaranya potensi pariwisata, pertanian, hingga perkebunan. Tiga potensi utama yang sedang terus dikembangkan adalah potensi salak, kopi, dan pariwisata.

Desa dengan sejuta potensi ini memiliki delapan dusun dimana salah satunya merupakan dusun penghasil biji kopi robusta varietas tugusari. Sebut saja Dusun Pondoh. Dusun ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah. Menariknya, hampir seluruh lahan pertaniannya ditanami tanaman kopi. Maka tak heran jika sebagian besar mata pencaharian penduduknya ialah petani kopi.

Di dusun yang tergolong kecil ini, nyatanya terdapat secercah cahaya inspirasi yang hadir. Banyak pembelajaran dan hikmah besar yang disuguhkan di tengah sunyinya dusun. Bapak Sukardi (74) buktinya, salah seorang warga Dusun Pondoh RT. 11 yang merupakan salah seorang tokoh masyarakat sekaligus petani kopi dan salak yang telah menoreh banyak prestasi. Beliau menjadi salah satu petani sukses yang mampu mengharumkan nama Dusun Pondoh dan Desa Rejosari. Luarbiasanya, beliau berhasil meraih penghargaan Tani Teladan pada tahun 2007 dan diundang secara khusus ke Istana Presiden. Tak hanya itu, beliau juga telah berhasil menorehkan berbagai penghargaan lainnya. Tak heran jika ia berhasil menggapai itu semua, ketekunan dan keuletan beliau dalam bekerja tak dapat diragukan. Beliau telah menekuni pertanian kopi sejak tahun 1980 dan mengikuti berbagai pelatihan pertanian sejak tahun 1987. Dalam prinsipnya, tanaman kopi perlu diperhatikan metode perawatannya secara detail guna mendapatkan hasil panen dengan kualitas dan kuantitas terbaik. Pada Rabu (08/09), delapan orang mahasiswa yang tergabung dalam Tim KKN Tematik Universitas Diponegoro 2021 turut serta dalam mengikuti mentoring singkat Bersama Bapak Sukardi atau yang kerap kali disapa dengan Pak Kardi mengenai perawatan pra-panen dan pasca-panen kopi robusta varietas tugusari di kebun miliknya. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa adalah turut serta dalam proses pemangkasan produksi dan pemangkasan rutin kopi pada musim panen kopi bulan Agustus hingga September 2021. Antusiasme mahasiswa begitu terlihat saat satu per satu mahasiswa mencoba melakukan pemangkasan mandiri. Tak lupa, mereka dengan sigap turut menilik satu per satu pohon kopi dan mencatat materi yang dijelaskan oleh beliau.


Pak Sukardi saat menjelaskan proses pengelolaan kopi
kepada anggota Tim KKN Tematik Undip 2021

“Dalam menanam kopi itu ada beberapa aspek perawatan, yaitu pemilihan tunas pohon kopi, penyambungan satang kopi, pemupukan dan pemangkasan rutin. Semua aspek tersebut sudah saya terapkan berdasarkan ilmu yang saya dapat selama mendapatkan pelatihan di TAN Soropadan dan alhamdulillah mampu menghasilkan kopi dengan kualitas terbaik dan jumlah panen per pohon hingga 1 kg per pohon”, jelas Pak Kardi.

Metode dan strategi dalam pengelolaan kopi dari Pak Kardi tengah menginspirasi banyak masyarakat khususnya mereka para petani kopi. Besar harapan kesuksesan yang diraih oleh Pak Kardi juga mampu meningkatkan kemampuan pengelolaan kopi bagi petani kopi di Dusun Pondoh. Melalui Kelompok Tani yang ada, masyarakat juga berharap mampu terus mengoptimalkan pengelolaan kopi yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian mereka.

Menilik potensi kopi di Dusun pondoh, sayang sekali jika pemanfaatannya tak digarap dengan optimal. Sumber Daya Alam yang sudah dianugerahkan melimpah di tanah ini harusnya juga diimbangi dengan keseriusan dalam mengelolanya. Bukan hanya tanggung jawab para petani kopi, melainkan juga tokoh masyarakat, pemerintah, dan generasi mudanya yang akan melanjutnya tongkat estafet para pendahulunya.

“Harapannya para generasi muda di Dusun Pondoh juga mampu mempertahankan budidaya kopi robusta pak, Mungkin bisa dimulai dengan disosialisasikannya strategi pengelolaan kopi kepada Karang Taruna dusun setempat mengingat tingginya animo generasi muda terhadap kopi di masa sekarang ini.”, Ucap Pandu, salah seorang mahasiswa peserta KKN Tematik Universitas Diponegoro 2021 kepada Pak Kardi.


Pak Sukardi dan istri bersama beberapa anggota Tim KKN Tematik Undip 2021

Setiap potensi yang ada tentu hadir bukan tanpa alasan. Sebagai insan yang hidup didalamnya, harapannya kita dapat terus belajar dan berinovasi guna mengoptimalkan segenap potensi yang ada. Sebagai aktor intelek, marilah terus belajar, berjuang, dan menebar manfaat. Mari kembali ke desa untuk kejayaan Indonesia sebab Indonesia tidak akan besar karena obor di Jakarta, melainkan akan bercahaya karena lilin – lilin yang ada di desa.

kknundip2021_a

Mohon untuk tidak mengganti nama akun karena merupakan akun bersama. Sekian dan terima kasih.