Mahasiswa KKN TEMATIK UNDIP x UNICEF 2021 : “Penyampaian tutorial aplikasi screening COVID-19 kepada siswa SMA/sederajat yang telah melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) secara daring”

Pandemi covid-19 telah melanda Indonesia sejak awal tahun 2020. Pandemi didefinisikan sebagai wabah penyakit menular berskala besar yang bisa meningkatkan morbiditas dan mortalitas suatu wilayah geografis yang luas dan menyebabkan permasalahan baik dari segi kesehatan, ekonomi, sosial, dan politik (Madhav dkk., 2017). Kondisi pandemi telah mengakibatkan suatu krisis yang berdampak terhadap semua aspek kehidupan manusia salah satunya adalah Pendidikan. Proses pembelajaran di sekolah merupakan kebijakan public sebagai upaya penigkatan pengetahuan dan skill. Sebagian besar siswa menganggap pembelajaran di sekolah adalah hal yang menyenangkan karna bisa berinteraksi secara langsung dengan sesame siswa ataupun guru. Proses pembelajaran sekolah adalah media untuk berinteraksi antar siswa dan guru. Akan tetapi dengan adanya pandemic covid-19, proses pembelajran dilaksanakan secara daring.

Proses pembelajaran secara daring dinilai kurang efektif. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal diantarnnya: keterbatasan penguasaan teknologi informasi oleh guru dan siswa, sarana dan prasarana yang kurang memadai, akses internet yang terbatas dan tidak merata dan kurangnya kesiapan siswa dan guru dalam menghadapi pembelajaran online. Dengan demikian, diperlukan berbagai upaya untuk menurunkan kasus covid-19 agar pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan tanpa membehayakan Kesehatan siswa dan guru.

Upaya yang telah dilaksanakan untuk menurunkan kasus covid-19 dan mencegah penularannya yaitu dengan memberlakukan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Dengan berbagai upaya yang telah dilaksanakan, pandemic covid-19 saat ini telah melandai. Oleh sebab itu, dilaksanakan pembelajaran tatap muka seaca terbatas oleh sebagian sekolah di Indonesia. Pembelajaran tatap muka ini dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru covid-19 yang ditularkan baik oleh guru, siswa ataupun staff. Agar klaster baru covid-19 tidak terjadi saat PTM, maka PTM harus dilaksanakan dengan mematuhi protocol kesehatan yang ketat. Di samping itu, Dinas Pendidikan Jawa Tengah juga telah merancang aplikasi screening monika yang bertujuan untuk memantau kondisi siswa, guru dan karyawan sesaat sebelum berangkat PTM. Dengan adanya aplikasi ini maka kondisi siswa yang.terpantau memiliki gejala covid-19 sebelum berangkat sekolah tidak diixinkan untuk berangkat sekolah  sehingga penularan covid-19 dapat dicegah.

Oleh karena itu, Mahasiswa KKN TEMATIK UNDIP x UNICEF 2021 telah melaksanakan program kegiatan yaitu “Penyampaian tutorial aplikasi screening COVID-19 kepada siswa  SMA/sederajat yang telah melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) secara daring”. Kegiatan ini diikuti oleh 9 siswa SMA/SMK/Sederajat di Desa Bantarwuni yang berasal dari sekolah yang berbeda. 1 diantaranyaberasal dari SMA N 4 Purwokerto, 3 diantaranya berasal dari SMK N 1 Purwokwrto, 1 dari SMA N Baturraden, 1 dari MAN 1Banyumas, 1 dari Man 2 Banyumas serta 1 diantaranya dari SMK Bina Taruna. Dengan adanya program ini diharapkan para siswa mengisi aplikasi screening monika tersebut agar tidak terjadi penularan covid-19.

Penulis : Gendis Rian Nirgita (Fisika 2019)

Dosen Pembimbing : Dr. dr. Sutopo Patria Jati, M.M., M.Kes

KKN TEMATIK 2021 UNDIP X UNICEF

#KKNtematikUNDIPxUNICEF

#p2kknundip

#lppmundip

#undip