Mahasiswa KKN Tematik UNDIP Lakukan Edukasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Sesuai Protokol Kesehatan 3M di SD Negeri Buara 02, Sebagai Upaya Memutus Rantai Penyebaran Covid-19 di sekolah.

Gambar. 1 . Berlangsung Kegiatan Edukasi PTM Terbatas Aman Sesuai Protokol Kesehatan 3M di Ruang kelas SD Negeri Buara 02

Buara, Ketanggungan, Brebes (13/11/2021) – Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia mengaharuskan siswa belajar dari rumah (BDR) untuk mencegah penularan Covid-19. Di Indonesia diperkirakan sekitar 53 juta siswa yang melaksanakan belajar dari rumah (BDR). Pelaksanaan BDR memiliki efektivitas 30 % saja dari pembelajaran di kelas sehingga dapat menimbulkan terjadinya learning loss. Dari hasil estimasi World Bank (2020) diperkirakan skor PISA membaca akan menurun hingga 21 poin akibat BDR. Oleh sebab itu diadakanlah penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas dengan beberapa kali uji coba.

Untuk menunjang kegiatan PTM terbatas pemerintah Indonesia membuat regulasi dalam nomor HK.01.08/Menkes/4242/2021 dan Nomor 440-717 Tahun 2021 tanggal 30 Maret 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID- 19). Akan tetapi anak-anak sekolah dasar sebagian besar masih kurang paham mengenai PTM terbatas dan menganggap PTM terbatas sama halnya  PTM normal biasanya sehingga kurang menyadari penggunaan protokol Kesehatan.

SD Negeri Buara 02 sudah menerapkan sekolah tatap muka terbatas, meskipun sudah dihimbau bahwa harus tetap mematuhi protokol kesehatan untuk seluruh warga sekolah, akan tetapi banyak  para murid tidak mematuhinya seperti tidak memakai masker ketika berangkat sekolah, jarang mencuci tangan dan tidak menjaga jarak, oleh sebab  itu mengadakan program  edukasi pembelajaran tatap muka aman sebagai upaya memutus rantai penyebaran covid-19 di SD Negeri Buara 02 dianggap sangat diperlukan untuk menunjang PTM yang sedang berlangsung.

Pelaksanaan edukasi PTM terbatas sesuai protokol kesehatan 3M di SD Negeri Buara 02  pada hari Sabtu, 13 November 2021, pukul 07.00-09.30 WIB di ruang kelas 6, dengan sasaran siswa kelas yang paling atas sehingga diharapkan dapat menjadi contoh yang baik untuk adik kelasnya. Kegiatan edukasi diikuti sejumlah 23 siswa kelas 6 SD. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, praktik, sharing dan dibantu media poster. Kegiatan meliputi sosialisasi materi protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak, masing-masing dijelaskan secara detail mulai dari alasan mengapa harus mematuhi 3M tersebut, manfaat yang akan diperoleh, dampak jika tidak melaksankan, praktik melakukan cuci tangan pakai sabun sesuai WHO dan pembagian masker gratis kepada siswa. Agar kegiatan bisa berkesan dan menarik semangat siswa maka dilakukan senam, tebak-tebakan, dan pemberian hadiah bagi siswa yang sudah bersedia tampil dengan percaya diri.

Gambar.2. Mengawasi dan memberi arahan CTPS yang baik dan benar
Gambar. 3. Siswa Kelas 6 sedang mengantri untuk praktik CTPS
Gambar.4. pemberian masker kepada ketua kelas 6 SD Negeri Buara 02
Gambar. 5. Pemberian hadiah bagi peserta teraktif

Pelaksanaan edukasi PTM terbatas di kelas 6 SD berjalan dengan sangat lancar, para murid sangat antusias dan aktif menjawab pertanyaan, selain itu mereka berani bercerita pengalaman terkait topik yang dibahas sehingga kegiatan edukasi berjalan dengan lancar dan interaktif. Pihak sekolah pun sangat mendukung program tersebut.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan edukasi ini diharapkan para guru dan murid di SD Negeri Buara 02 menjadi tahu dan sadar untuk menerapkan protokol kesehatan selama proses pembelajaran tatap muka terbatas, sehingga dapat memutus penyebaran COVID-19 di SD Negeri Buara 02. Selain itu penting untuk tetap menjaga kesehatan tubuh selama masa pandemi COVID-19.

Penulis : Ziyadatul Hasanah-20030-Kesehatan Masyarakat 2019

Lokasi KKN Tematik : Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes.

Dosen Pembimbing :

  1. Adnan Fauzi, S.T., M.Kom
  2. Farid Agushybana, S.KM., DEA., Ph.D.