Pentingnya Pencegahan Covid-19 di Sekolah, Mahasiswa KKN Undip x Unicef Lakukan Pemberdayaan Edukatif di Sekolah Dasar

Tanjungrejo, Kudus (11/11) – Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung di dunia, termasuk Indonesia. Sekolah dapat menjadi salah satu tempat yang berpotensi bagi penyebaran berbagai virus seperti flu, batuk, maupun virus Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi. Perlindungan bagi anak-anak dan fasilitas pendidikan sangatlah penting sehingga diperlukan kewaspadaan terhadap penyebaran kasus Covid-19 di Sekolah.

Hingga 20 September, sebanyak 1.296 klaster Corona di sekolah tercatat selama pelaksanaan PTM terbatas. Siswa SD menjadi yang paling banyak terkonfirmasi positif COVID-19, yakni 6.908 anak. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penularan virus Covid-19 adalah dengan menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan 3M dalam pelaksanaan PTM terbatas. Namun, melihat kondisi di lapangan terlihat masih banyak siswa SD yang abai akan penerapan protokol kesehatan 3M. Melihat fenomena tersebut, menggerakkan Meliana Cahyaningrum mahasiswa KKN Undip untuk mengajak siswa Sekolah Dasar di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus untuk ikut aktif dan mandiri mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Kegiatan yang dilaksanakan antara lain adalah dengan mengedukasi anak-anak Sekolah Dasar terkait virus Covid-19 dan cara pencegahan menggunakan berbagai media seperti modul, presentasi, dan video langkah mencuci tangan menurut WHO. Setelah kegiatan edukasi, maka dilakukan praktek langsung langkah mencuci tangan sesuai anjuran WHO untuk kemudian dapat diimplementasikan secara mandiri di sekolah, rumah maupun di tempat umum.

Edukasi yang diberikan berupa anjuran penerapan protokol kesehatan 3M dan 5M. Materi edukasi juga dilengkapi dengan cara pencegahan Covid-19 yang perlu diperhatikan seperti makan makanan dengan gizi seimbang dan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga.

Dari kegiatan edukasi langkah mencuci tangan, masih banyak siswa yang belum mengetahui langkah cuci tangan yang baik dan benar sesuai WHO dan juga masih ditemui siswa yang kurang sesuai dalam menggunakan masker, sehingga diharapkan dengan adanya media edukasi yang menarik seperti modul bergambar dan metode audio visual seperti video dapat meningkatkan kebiasaan anak untuk mau mencuci tangan, memakai masker dan juga menjaga jarak selama berada di sekolah.

*Kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Penulis : Meliana Cahyaningrum (Kesehatan Masyarakat)

Dosen Pembimbing : Satriyo Adhy., S.Si., MT