Pemanfaatan Rapid Pro UNICEF Berbasis Whatsapp sebagai Pemantauan 3M di Lingkungan Sekolah dan Fasilitas Umum untuk Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19

Kendal (18/10) Pemberlakuan protokol kesehatan yang dilonggarkan seringkali mendorong kelalaian masyarakat dalam ketaatannya terhadap protokol kesehatan yang telah diberlakukan. Sebagian masyarakat beranggapan bahwa pandemi telah usai, padahal pandemi masih mengintai.

Melalui Pemantauan 3M yang dilakukan di sekolah dan fasilitas umum tersebut harapannya dapat diidentifikasi kepatuhan dan ketaatan terhadap prokes di wilayah Kendal. Hal tersebut berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah.

Pemantauan dilakukan dengan Rapid Pro UNICEF yang berbasis Whatsapp, Mahasiswa KKN berperan sebagai pelapor dengan menggunakan aplikasi Whatsapp. Teknis Pemantauan dapat dikatakan mudah dan tidak memerlukan banyak waktu. Pelapor juga tidak hanya terkhusus mahasiswa yang melaksanakan KKN saja, akan tetapi semua masyrakat di berbagai kalangan juga bisa berperan sebagai pelapor.

Frekuensi dalam melakukan pemantauan adalah satu kali setiap hari pada fasilitas umum dengan minimal 10 orang target pantauan. Sedangkan pemantauan pada sekolah dilakukan 2 kali setiap hari sekolah dengan minimal 10 siswa target pantauan. Hal tersebut dilakukan selama periode KKN yaitu 6 minggu atau 42 hari.

Pemantauan yang melibatkan berbagai lapisan masyrakat tersebut tentu sangat membantu usaha monitoring dari pemerintah. Pelapor dapat tersebar di berbagai spot keramaian dan dapat melaporkan aktivitas protokol kesehatan di suatu wilayah dengan praktis dan cepat.

Harapannya dengan adanya identifikasi tingkat ketaatan dan kepatuhan protokol kesehatan di wilayah Kendal, pemerintah dapat menindaklajuti atau merancang kebijakan baru yang sesuai dengan situasi dan kondisi di setiap daerahnya. Hal tersebut tidak lain merupakan wujud upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Bersamaan dengan hal tersebut peran mahasiswa KKN harus bisa menjembatani atau mensinergikan antara program pemerintah dengan keikutsertaan masyarakat. Harapannya dengan kerja sama antara masyarakt dan pemerintah tersebut, tingkat penyebaran Covid-19 di Indonesia dapat turun secara berangsur-angsur.

*Kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Reporter : Alfin Mas’adi (Perikanan Tangkap)

Dosen Pembimbing : Farid Agushybana, S.KM., DEA., Ph.D

                                  dr. Sri Winarni, M.Kes