Tingkatkan Nilai Jual Porang, Mahasiswa KKN Tematik KHDTK Adakan Pengenalan Pemanfaatan Umbi Porang di Desa Susukan, Ungaran Timur

Di wilayah Kelurahan Susukan, Ungaran Timur, terdapat budidaya umbi porang yang baru dikembangkan seluas puluhan hektar. Umbi porang yang baru ditanam ini dapat dipanen dalam waktu 3 tahun lagi. Sehingga nantinya perlu diadakan persiapan untuk mengelola dari hasil panen tersebut. Umbi porang ini diyakini mampu meningkatkan UMKM masyarakat sekitar.

Umbi yang dikenal dengan nama iles-iles, memiliki potensi ekonomi tinggi dan prospek untuk dikembangkan di Indonesia. Namun, kurangnya pengetahuan mengenai pemanfaatan umbi porang menyebabkan umbi porang kurang memiliki nilai jual yang tinggi. Hal ini dikuatkan dengan informasi yang diperoleh dari warga sekitar, bahwa tanaman hasil panen yang dihasilkan hanya dijual saja tanpa ada pengolahan lebih lanjut. Padahal, dengan adanya pengolahan hasil panen, keuntungan yang akan didapatkan akan lebih melimpah dan menghasilkan mata pencaharian baru. Oleh karena itu, dengan adanya sosialisasi mengenai pemanfaatan dari umbi porang dapat meningkatkan nilai jual dan keterampilan warga dalam mengolah umbi porang dalam berbagai produk sesuai dengan tujuan  SDG’s nomor 8.

Gambar 1. Sosialisasi Pemanfaatan Umbi Porang kepada Ibu-Ibu PKK RT 5 RW 5 Desa Susukan, Ungaran Timur

Umbi porang ini memiliki kadar glukomanan yang relatif cukup tinggi sebesar 64,98%. Umbi porang merupakan salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, obat-obatan, dan kosmetik. Wilayah KHDTK memiliki alat-alat industri, seperti slicer, milling, dan dryer yang dapat dimanfaatkan untuk memproduksi tepung porang. Umbi porang yang telah diolah menjadi tepung porang ini akan meningkat nilai jualnya dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. . Tepung porang ini dapat dijual melalui platform penjualan online dengan kisaran harga Rp200.000,00 per kilogramnya. Selain itu, tepung porang ini dapat diolah menjadi Mie Shirataki yang bermanfaat bagi orang-orang yang berdiet rendah kalori.

Gambar 2. Penempelan Poster Mengenai Pemanfaatan Porang di Mading Desa

Penulis : Salma Rahma Dewanti – Teknik Kimia
Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Yulita Nurchayati, S. Si., M. Si.
KKN Tematik KHDTK Wana Dipa Universitas Diponegoro Periode November – Desember 2021