Mahasiswa KKN Tim 1 Undip 2022 Ajak Warga Kelurahan Kramas Jalani “Hari Cerah” untuk Cegah dan Tangani Demam Berdarah

Pembagian Leaflet Edukasi Pencegahan dan Penanganan DBD kepada Warga Kramas

(Semarang 05/02/22) Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang sudah menjadi langganan bagi negara tropis, terutama di musim penghujan seperti sekarang ini. Kasus DBD di musim penghujan banyak terjadi peningkatan dan Kecamatan Tembalang dilaporkan menjadi peringkat ke-2 dengan kasus DBD tertinggi di Kota Semarang. Program Pencegahan DBD, salah satunya yaitu Pemberantasan Jentik Nyamuk (PJN), menjadi program yang digalakkan di berbagai daerah yang ada di Indonesia, tidak terkecuali di Kelurahan Kramas, yang mana sempat dilaporkan menjadi peringkat pertama dengan prevalensi tertinggi DBD di Tembalang.

Apel Pagi Sebelum Kegiatan PJN dilaksanakan

Kegiatan PJN yang diadakan pemerintah tentu merupakan kegiatan penting yang tidak bleh diabaikan. Namun, tentu akan lebih baik lagi apabila pencegahan kasus DBD tidak hanya bergantung pada program pemerintahnya saja, melainkan masyarakat juga harus turut aktif dalam pencegahan kasus tersebut.

Pelaksanaan Kegiatan PJN rutin di Kelurahan Kramas

Untuk itu, mahasiswa KKN Tim I UNDIP mengajak masyarakat Kelurahan Kramas dengan programnya yang berjudul “Hari cerah (Hai! Ayo Sadar Diri Cegah dan Tangani demam Berdarah)” dengan membagikan brosur atau leaflet mengenai pencegahan dan penanganan demam berdarah sembari membantu kegiatan PJN yang rutin diadakan oleh Pemerintah Kelurahan Kramas setiap Jumat pagi.

Selain itu, dilakukan pula penempelan leaflet pada berbagai mading yang ada di wilayah RT/RW Kelurahan Kramas.

Kegiatan penempelan leaflet

Masyarakat mengaku senang dan terbantu dengan adanya program pembagian leaflet tersebut. Berkatnya masyarakat menjadi tahu mengenai hal-hal apa saja yang harus dilakukan dalam pencegahan DBD dan bagaimana penanganan yang tepat apabila terkena DBD.