Mahasiswa KKN UNDIP Melakukan Pemantauan 3M serta Pembuatan Hand Soap Berbahan Dasar Daun Sirih di Desa Baran

Klaten (19/01/2022) – – Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mentaati protokol kesehatan terutama 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) masih menjadi permasalahan yang dihadapi dalam masa pandemi Covid-19 saat ini. 3M merupakan salah satu protokol kesehatan yang harus kita lakukan dikala masa pandemi Covid-19 guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu, mahasiswa KKN Tim 1 Universitas Diponegoro 2021/2022 yang dikenal dengan nama Arlinda Lutfiana Latifah dari Oseanografi, telah melaksanakan kegiatan berupa pemantauan 3M yang dilakukan di SDN 2 Baran dan salah satu TPA yang ada di Desa Baran setiap seminggu sekali selama kegiatan KKN berlangsung. Dalam pemantauan 3M ini, Tim KKN Desa Baran juga mengedukasi mengenai cara mencuci tangan dengan menggunakan hand soap daun sirih yang telah dibuat sendiri serta cara memakai masker yang baik dan benar. Selain pemantauan, Tim KKN Desa Baran juga memberikan edukasi mengenai cara pembuatan hand soap berbahan dasar daun sirih yang berupa poster dan video yang diunggah di channel youtube pribadi Arlinda.

Menjaga Jarak saat Mengantri Cuci Tangan (Dokpri)
Mengecek Suhu Sebelum Memasuki Kelas (Dokpri)
Mengajari Cara Mencuci Tangan di SDN 2 Baran (Dokpri)

Dalam rangka mengurangi resiko penyebaran virus Covid-19, WHO telah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak setidaknya minimal adalah 1 meter, sedapat mungkin menyentuh hidung, mulut atau mata sebelum mencuci tangan dengan sabun, memastikan bahwa orang-orang disekitar jika batuk atau bersin sesuai dengan etika, melakukan isolasi diri jika merasa badan atau tubuh kurang sehat, selalu mengikuti informasi terbaru tentang hotspot Covid -19 (WHO, 2019).

Pengembangan sabun cuci tangan (hand soap) dari bahan baku lokal yang mudah ditemukan disekitar kita akan membantu ketersediaan media cuci tangan bagi masyarakat. Salah satu bahan baku lokal yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai hand soap alami yaitu daun sirih. Daun sirih hijau dipilih sebagai bahan baku karena memiliki aktivitas anti bakteri yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Escherichia coli (Maulidah dan Ayu, 2021).

Poster Cara Pembuatan Hand Soap berbahan dasar Daun Sirih (Dokpri)

Cara pembuatan hand soap daun sirih ini tergolong mudah, yaitu dengan cara merebus daun sirih dengan air di atas api untuk mendapatkan hasil air rendaman dari daun sirih, kemudian mencampurkannya dengan mama lemon 58 ml (untuk 1 liter air). Langkah terakhir yaitu memasukkan hand soap yang sudah jadi ke dalam wadah. Hand soap berbahan dasar daun sirih siap digunakan. Sangat mudah bukan, silahkan mencoba!! J

Alat dan Bahan Pembuatan Hand Soap Daun Sirih (Dokpri)
Hasil Pembuatan Hand Soap Daun Sirih (Dokpri)

Hasil dari pembuatan hand soap ini akan dibagikan ke titik lokasi yang nantinya akan dilakukan pemantauan 3M oleh Tim KKN Desa Baran. Dengan pelaksanaan program ini, harapannya masyarakat terutama anak-anak dapat mematuhi protokol 3M, cara mencuci tangan yang baik dan benar, dan membuat hand soap sediri di rumah dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah didapatkan.

Mensosialisasikan Cara Pembuatan Hand Soap dengan Ibu Guru SDN 2 Baran (Dokpri)
Melakukan Pemantauan Cara Mencuci Tangan di TPA Desa Baran (Dokpri)
Melakukan Pemantauan Cara Mencuci Tangan di SDN 2 Baran (Dokpri)

Penulis :
Arlinda Lutfiana Latifah
Departemen Oseanografi 2018
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
KKN Tim I Universitas Diponegoro 2021/2022
DPL : Muhyidin, S.Ag., M.Ag., MH.