Mahasiswa KKN Undip Adakan Festival Menulis, Mengenalkan Seni Peran, dan Edukasi akan Pentingnya Dongeng bagi Anak-Anak

Kelas mendongeng bersama adik-adik TK Nusa Indah, Lamper Tengah, Semarang Selatan.

Kelurahan Lamper Tengah, Semarang (09/02/2022) Tetap menjadi anak-anak adalah pilihan tetapi menjadi tua bukanlah pilihan, seseorang tidak bisa memilih kapan ia akan menjadi tua, menginjakan kaki menuju gang sempit di persimpangan jalan, tanpa tahu akhir dari tujuan. Anak-anak dan remaja adalah api dari harapan, imajinasi yang berkobar, dan tantangan yang membinasakan tanpa tahu cara mengendalikan dan mengoptimalkannya.

Membicarakan mengenai imajinasi, dongeng adalah salah satu sarana imajinasi yang dapat ditajamkan seiriing dengan bertambahnya referensi bacaan yang dimiliki oleh seseorang. Umumnya dongeng menjadi sarana imajinasi untuk anak dan bukan sekedar hiburan semata. Menurut Piaget pada abat ke 20, perkembangan bahasa anak dapat dikategorikan engembangan piker anak secara konstan yaitu: 1. Anak selalu mengeksplorasi, 2. Memanupulasi, 3. Anak berusaha memahami lingkungannya, dan 4. Anak aktif mengkonstruksi struktur-struktur baru yang lebih elaboratif agar bisa menghadapinya. Pada masa seperti ini, orang tua harus menyadari dan membimbing anak agar potensi dalam dirinya terus berkembang dengan mengembangkan imajinasi dalam diri anak.

Poster Festival Menulis dan Seni Peran

Sama halnya seperti anak-anak, rema juga memiliki perkembangan yang tidak kalah unik. Keingintahuan dan minat mereka untuk mencoba semakin besar. Akan tetapi, kesulitan yang saat ini cenderung dialami oleh remaja adalah kesulitan mereka dalam menulis (non fiksi maupun fiksi) dan memahami suatu hal. Kesulitan ini yang membuat keterampilan menulis pada remaja sangat kurang, kurangnya keterampilan dalam menulis ini dapat disebabkan oleh kurangnya minat baca dan melatih diri sendiri untuk menulis sebuah karangan, membaca dapat merangsang imajinasi untuk berpikir dan membiasakan diri dengan kalimat, sedangkan praktik membuat kita semakin berkembang.

Cover buku yang dibagikan pada orang tua

Karena latar belakang masalah tersebut, Mahasiswa KKN Undip mengadakan program kerja bertajuk “Memupuk dan Memungut Kembali Harapan dan Imajinasi melalui Dongeng” yang diakan untuk anak anak dan ibu ibu yang memiliki anak balita dan “Festival Menulis dan Seni Peran” yang diadakan untuk remaja karang taruna. Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Undip ini berguna untuk mengembangkan dan membangkitkan imajinasi dan kreativitas.