Bantu Digitalisasi Kebudayaan di Kampung Seni dan Budaya. Mahasiswa KKN Tim I Undip Membuat Buku Paduan Digitalisasi Kebudayaan Untuk Masyarakat

Sumber : Dokumentasi KKN Tim I Undip 2021/2022 Kelurahan Gisikdrono

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Tim I di Kampung Tematik Seni dan Budaya Jatisari RW 13, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, melakukan pembuatan buku paduan digitalisasi kebudayaan dan berbudaya di ruang digital untuk membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan warga untuk mempromosikan kampungnya di media digital.

Buku yang sudah disusun ini kemudian disebarkan melalui  media sosial Grup Whatsapp anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) pada Sabtu (05/02/2022) dan diserahkan langsung kepada ketua RW 13, Supangat, pada Selasa (08/02/2022). Supangat berterima kasih dengan pembuatan buku ini, dia juga berharap buku ini dapat bermanfaat dan dapat disebarluaskan lagi kepada warganya. “Kalau bisa nanti, saya perbanyak dan bagikan lagi.”

Penyebaran buku secara online melalui Grup Whatsapp

Rizky Muhammad Aldi Fernanda. Mahasiswa anggota KKN Tim I Undip yang menyusun pembuatan buku ini sendiri mengatakan kalau dia ingin masyarakat di RW 13 mampu membuat konten budaya kampungnya sendiri di media digital dengan cerita-cerita yang mereka ketahui sendiri. “Tapi, membuat konten budaya saja tidak cukup. Perlu juga pemahaman tentang keragaman budaya yang ada di ruang digital agar terjadi saling apresiasi seni dan budaya di ruang digital berjalan dengan baik.”

Selain berisi tentang digitalisasi budaya dan bagaimana memahami konten budaya di ruang digital. Buku yang disusun oleh Rizky ini juga membahas mengenai bagaimana membuat konten digital yang baik di media digital. “Supaya dari warga sendiri ada kemampuan dasar dalam membuat konten budaya yang baik. Sehingga mereka tidak asal share konten saja, tapi share konten yang bagus, sehingga orang luar melihatnya menarik, gitu.” Ujar Rizky setelah menyerahkan buku yang dia buat kepada Supangat.

Digitalisasi memang menjadi salah satu cara paling efektif yang bisa dilakukan untuk para pekerja seni beradaptasi. Digitalisasi tidak hanya membantu kegiatan kesenian yang selama pandemi ini sangat terganggu pementasannya, digitalisasi juga membantu dalam mempromosikan seni dan kebudayaan ini kepada khalayak luas. Pembuatan konten digital yang baik akan sangat membantu promosi seni dan budaya ini.