Edukasi Lewat Permainan, Mahasiswa KKN Undip Bantu Tingkatkan Antusiasme Siswa SDN Lempongsari Dalam Belajar Sains

Pelatihan terhadap perkembangan kognitif dan motorik diperlukan oleh siswa agar pelajaran yang diterima tidak terkesan monoton dan membosankan. Salah satu implementasi yang dapat dilakukan yaitu melalui eksperimen sains atau percobaan sederhana yang mengharuskan siswa berpikir menggunakan kreativitas atau daya imajinasi, serta menggerakkan badannya. Hal ini kedepannya dapat menambah antusiasme siswa dalam belajar sekaligus menumbuhkan daya nalar, cara berfikir logis , sistematika dan kreatifitas, kecerdasan, sikap kritis, terbuka dan rasa ingin tahu para siswa.

Pemberian Materi Sebelum Kegiatan

Metode percobaan sederhana adalah salah satu cara mengajar, di mana siswa melakukan suatu percobaan tentang sesuatu hal, mengamati prosesnya, serta menuliskan hasil percobaannya, kemudian hasil pengamatan itu disampaikan di kelas dan dievaluasi oleh guru (Roestiyah, 2001).

Proses Pembuatan Menara Sedotan Oleh Siswa Kelas V SDN Lempongsari

Percobaan yang dilakukan pada program ini terhitung tidak sulit dimana siswa diharuskan membuat rangka menara sebebas mungkin dari bahan yang mudah ditemukan sehari-hari yaitu sedotan. Kegiatan ini tentunya akan memacu sisi kreatif para siswa dan menambah antusisme siswa dalam belajar. Hal ini juga sesuai dengan salah satu tujuan SDG’S yaitu memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan adil serta mempromosikan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk seluruh masyarakat.

Penulis : Ni’matul Aufa

Dosen Pembimbing Lapangan : Bagus Rahmanda, S.H., M.H.