Mahasiswa UNDIP Lakukan Pelatihan Pembukuan untuk Keuangan yang Lebih Transparan

Temanggung (9/02) – pembukuan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam sebuah organisasi maupun pemerintahan. Rukun Tetangga sebagai bagian terkecil dari pemerintahan di Indonesia juga perlu melakukan pembukuan agar semua kegiatan yang sudah ataupun akan berjalan dapat di monitoring dan di evaluasi dengan lebih mudah. Pembukuan tidak hanya mencakup tentang keuangan saja, namun juga pencatatan non keuangan.

Supriyadi (40), Ketua RT baru di lingkungan RT 02/RW 02 Desa Jlegong menyampaikan bahwa selama 21 tahun tidak pernah ada jejak pembukuan. Hal tersebut yang kemudian mendorong pelaksanaan program KKN berupa pembuatan pembukuan untuk lingkungan rukun tetangga tersebut. Sebelum membuat pembukuan, terlebih dahulu dilakukan diskusi mengenai pembukuan apa saja yang diperlukan dan format seperti apa yang mudah dipahami oleh pihak-pihak terkait dan masyarakat umum. Dari hasil diskusi tersebut kemudian disusunlan beberapa buku catatan, yaitu buku absen, arisan, jimpitan, catatan kayu, iuran sosial, keuangan listrik, dan juga buku kas umum yang dikelola oleh bendahara.

Dengan adanya pembukuan tersebut, diharapkan para pemangku kepentingan di tingkat rukun tetangga semakin sadar akan pentingnya pencatatan untuk keperluan dokumentasi, evaluasi, dan monitoring kegiatan. Selain itu pembukuan diperlukan agar segala kegiatan yang dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh warga lingkungan RT 02/RW 02 khusunya, dan kepada seluruh warga Desa jlegong secara umum.

Penulis: Dini Sulistiyani

DPL: Dr. Sunarno., S.Si., M.Si