Kontributif! Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Ikut Andil dalam Program GERMAS serta Vaksinasi Seluruh Desa di Kecamatan Windusari, Magelang

Kabupaten Magelang (07/02/2022) – COVID-19 merupakan suatu penyakit yang diakibatkan oleh salah satu virus corona yaitu SARS-CoV-2. Dalam mengatasi pandemi COVID-19, pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai langkah kebijakan seperti social distancing, pembelajaran dan bekerja secara daring, kewajiban pengunaan masker dan lain-lain.

Dilansir dari laman resmi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan suatu gerakan yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat serta meninggalkan kebiasaan masyarakat yang kurang sehat. Hal tersebut memacu Afandy Firmansyah (21), mahasiswa Program Studi S1 Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro untuk ikut andil dalam pelaksanaan program GERMAS. Ada beberapa langkah penting dalam rangka menjalankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, sebagai contoh adalah melakukan aktivitas fisik dan menjaga kebersihan lingkungan. Tujuan dilaksanakannya program ini adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat. Selain itu, program ini dilaksanakan untuk menambah partisipasi pribadi terhadap pengembangan desa Kembangkuning dalam rangka kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). KKN Tim I Universitas Diponegoro dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Menuju Pasca-Pandemi COVID-19 Berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s)” ini dilaksanakan pada 5 Januari hingga 15 Februari 2022.

Kegiatan pembagian masker dan handsanityzer kepada masyarakat dsn. Candiroto, Kembangkuning

Pembagian masker dan juga handsanityzer tersebut dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan diri dengan menjaga kebersihan. Pemasangan poster GERMAS juga dilakukan untuk memberikan informasi dan edukasi melalui media visual kepada masyarakat desa Kembangkuning tentang pentingnya budaya hidup sehat. Selain itu, Afandy Firmansyah bersama Kelompok 18 KKN Universitas Mercu Buana Yogyakarta juga mengajak masyarakat Dusun Kembangkuning III untuk melakukan kegiatan gotong royong membersihkan desa sebagai bentuk upaya meningkatkan kualitas lingkungan.

Kegiatan pembersihan lingkungan dsn. Kembangkuning III, Kembangkuning

Ditambah dengan masa pandemi COVID-19 kini, banyak masyarakat akan rentan terinfeksi virus, teruatama COVID-19. Upaya paling efektif untuk memperoleh kekebalan terhadap coronavirus adalah dengan vaksinasi. Vaksinasi merupakan pemberian antigen yang telah dilemahkan (vaksin) ke tubuh untuk memperoleh sistem imun dari suatu penyakit. Tercatat hingga tanggal 6 Februari 2022, sebanyak 53,9% penduduk di Indonesia telah mendapatkan dosis kedua vaksin COVID-19. Dalam rangka meningkatkan persentase tersebut, Afandy Firmansyah ikut andil bersama dengan Puskesmas Windusari dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi bagi seluruh penduduk di Kecamatan Windusari.

Kegiatan pencatatan data vaksinasi di balai desa Kembangkuning, Windusari

Dengan dilaksanakannya program ini, diharapkan masyarakat memperoleh informasi dan pengetahuan mengenai pentingnya hidup sehat. Di sisi lain, program vaksinasi menghasilkan sifat resisten terhadap COVID-19 sehingga penularan terminimalisir dan harapannya tingkat kematian akibat COVID-19 akan menurun.

DPL: Dr. Sunarno, S.Si., M.Si.

Sumber: Afandy Firmansyah