Melihat potensi limbah kering pabrik di sekitar Desa Kemudo, Mahasiswa KKN Tim 1 UNDIP adakan perancangan mesin press hidraulik bersama BUMDes Kemudo Makmur

Kemudo (05/02/2022) – Desa Kemudo terletak di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Desa Kemudo merupakan daerah yang dikelilingi oleh beberapa pabrik atau dapat dikatakan sebagai daerah industri, Setiap pabrik memiliki satu kesamaan, yaitu limbah. Limbah dari pabrik terbagi menjadi dua, yaitu limbah cair berupa sisa dari produksi barang di pabrik itu sendiri, kedua adalah limbah kering industri berupa kardus, plastik, duplex, dan lain-lain.

Sumber : Dokumen Pribadi

Limbah kering ini sebenarnya sudah dikelola oleh BUMDes Kemudo Makmur, Namun pada proses pengolahannya belum maksimal karena masih menggunakan cara konvensional, yaitu dengan cara mengumpulkan kardus, duplex, dan karton kemudian di tumpuk dan di ikat. Sehingga ketika dijual kembali ke pabrik pengolahan kertas atau pun plastik nilainya tidak akan optimal, karena ketika dimuat ke dalam bak truk berat dan dimensi nya tidak akan maksimal.

Melihat potensi itu, mahasiswa KKN Tim 1 UNDIP melakukan trobosan dengan mengajukan program perancangan mesin press dengan penggerak hidraulik dengan kapasitas tekan sebesar 15-20 Ton, Mesin ini mampu menekan limbah kering berupa kardus menjadi ukuran 60x90x100 cm dengan berat 200 – 260 Kg / Ball. Padahal, jika dibandingkan dengan press manual atau konvensional yang digunakan saat ini, hanya mampu menekan limbah kering berupa kardus menjadi ukuran 60x90x100 dengan berat 80 – 100 Kg / Ball. Dari perhitungan diatas kapasitas produksi pengolahan limbah kering ini dapat ditingkatkan hingga 200% dari cara konvensional ke mesin, dengan meningkatnya kapasistas produksi maka akan sebanding lurus dengan keuntungan yang diperoleh BUMDes Kemudo Makmur sehingga dampak yang akan dirasakan masyarakat Kemudo juga akan lebih besar lagi.

Sumber : https://grabcad.com/

Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2022, dan hingga saat ini proses perancangan mesin telah sampai pada tahap akhir, yaitu telah mendapatkan bengkel yang mampu membuat mesin ini sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Karena mesin ini membutuhkan daya yang cukup besar yaitu sekitar 7650 watt, maka pengadaan mesin dan komponen – komponen pendukungnya akan di diskusikan lebih lanjut dengan pihak Desa dan Masyarakat kemudo.

Penulis : Kevin Razak Alfattah