Penerapan Teknologi Budidaya Menjadi Mudah, Mahasiswa P2MD RW 6 Kelurahan Jabungan Universitas Diponegoro Membuat Warga Semakin Bersemangat

KOTA SEMARANG – Puja Rahayu Istikomah, Mahasiswa P2MD Universitas Diponegoro, Program Studi Teknik Listrik Industri, Sekolah Vokasi (SV) melakukan perancangan alat suhu pada kandang maggot menggunakan aplikasi proteus dan Fritzing di Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang pada Sabtu (18/12/2021).

Tidak dapat dipungkiri penerapan teknologi sebagai wujud dari terciptanya Industry 4.0 merupakan hal yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Terutama warga Kelurahan Jabungan RW 6 dalam meningkatkan usaha budidaya maggot black soldier fly yang sedang dikembangkan.

Sosialisasi pun dilakukan dengan memperkenalkan alat analisis suhu dan kelembapan untuk cara perangkaiannya, salah satunya yaitu dengan sosialisasi penggunaan software Fritzing dan proteus untuk membuat simulasi wiring rangkaian. Warga setempat dapat mengamati cara penggunaan alat secara langsung dan pembuatannya. Dengan adanya sosialisasi penggunaan dan pembuatan alat tersebut, diharapkan dapat menjaga dan meningkatkan kualitas dan kuantitas pada pemeliharaan maggot di RW 6 Kelurahan Jabungan.

Perancangan alat suhu pada kandang maggot menggunakan software proteus dan Fritzing. Rancangan ini disusun untuk memudahkan pemasangan komponen menjadi alat yang siap untuk digunakan. Alat pengukur suhu ini digunakan untuk mengetahui berapa suhu yang ada pada biopon maggot dan kandang lalat BSF, dengan adanya alat ini dapat diketahui suhu yang cocok atau pas untuk budidaya maggot. Pada alat suhu ini ada beberapa komponen yang digunakan yaitu, Arduino Uno,LCD 16×4, sensor DS18B20, sensor DHT11.

Penulis : Puja Rahayu Istikomah, Mahasiswa Teknik Listrik Industri, KKN Tematik P2MD Universitas Diponegoro 2021, Kelurahan Jabungan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. Dosen Pembimbing Lapangan: Fahmi Arifan, S.T., M. Eng.